Total Transaksi myBCA Tembus 6,9 Miliar, Inilah 3 Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan pertumbuhan positif pada aplikasi myBCA, hal ini tercermin dari total transaksinya yang mencapai 6,9 miliar transaksi sepanjang tahun 2024. Bank berkode saham BBCA ini membeberkan tiga pemicu pertumbuhan jumlah transaksi tersebut.
EVP Transaction Banking Business Development BCA I Ketut Alam Wangsawijaya mengungkapkan, hingga saat ini frekuensi transaksi di myBCA mengalami kenaikan hingga 128% secara year on year (yoy). Capaian ini menunjukkan jika layanan digital yang semakin baik tidak dapat terpisahkan dari keseharian nasabah.
“Kami optimistis myBCA akan terus bekembang serta memberikan pengalaman transaksi yang semakin nyaman, dan efisien bagi seluruh nasabah melalui berbagai inovasi,” ujarnya, dalam keterangan pers, Sabtu (22/2/2025).
Menurut Ketut, ada tiga fitur yang paling banyak digunakan nasabah dan berkontribusi signifikan di dalam pertumbuhan myBCA, antara lain transfer dana, transaksi virtual account, dan transaksi melalui quick response code Indonesian standard (QRIS).
Baca Juga
Moncer! blu by BCA Digital Catat Laba Rp108 Miliar Sepanjang Tahun 2024
Ia merinci, transfer antar rekening menjadi layanan yang paling banyak digunakan oleh nasabah, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Lalu, layanan virtual account seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat untuk pembayaran e-commerce, dan lainnya. Terakhir, fitur QRIS sering digunakan oleh nasabah untuk pembayaran secara praktis dan aman.
“Hingga Desember 2024, terdapat peningkatan jumlah transaksi QRIS di myBCA sebesar 554% (yoy),” kata Ketut.
Selain ketiga hal tersebut, pertumbuhan transaksi juga didorong kehadiran inovasi fitur lain, seperti Poket Valas yang memungkinkan pengguna menabung dalam 16 mata uang asing serta tarik tunai di luar negeri tanpa konversi kurs, serta fitur Paylater BCA yang hingga Januari 2025 memiliki outstanding layanan mencapai Rp 339 miliar atau naik 185% (yoy).
“Paylater BCA memanfaatkan QRIS sebagai media transaksi. Setelah memindai QRIS, nasabah dapat memilih sumber dana, baik dari rekening tabungan maupun Paylater, dengan sistem yang menyerupai kartu kredit, nasabah dapat bertransaksi terlebih dahulu dan kemudian melunasi pembayaran sesuai dengan skema yang dipilih,” ucap Ketut.
Sekadar informasi, hingga Desember 2024 jumlah pengguna myBCA telah mencapai 7,7 juta akun dengan mayoritas berasal dari generasi muda sekitar 78%.
Baca Juga
Bakal Meluncur 14 Maret 2025, BCA Siap Implementasikan QRIS Tap

