Dorong Jalur Distribusi Bancassurance, Allianz Life Luncurkan Produk Unitlink Baru untuk Nasabah Prioritas HSBC Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk mendorong penjualan produk asuransi dari jalur distribusi bancassurance, PT Asuransi Allianz Life Indonesia meluncurkan produk unit link baru bernama Premier Plan Assurance, yang ditujukan untuk nasabah prioritas PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia).
Country Manager & President Director Allianz Life Indonesia Alexander Grenz mengungkapkan, melalui kemitraan bancassurance ini pihaknya berupaya memberikan manfaat yang besar bagi nasabah dengan menawarkan solusi keuangan yang stabil dan berkelanjutan.
“Selama lebih dari 20 tahun, jalur bancassurance Allianz Life Indonesia telah berkembang pesat, memberikan berbagai solusi asuransi yang dapat diandalkan,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Menurut Alexander, jalur distribusi bancassurance turut berkontribusi terhadap pertumbuhan annualized premium equivalent (APE) pihaknya sebesar 19,9% secara year on year (yoy) menjadi Rp 1,1 triliun per kuartal III 2024.
Baca Juga
Allianz Indonesia Gelar Malam Apresiasi untuk Media & Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan di 2025
Di kesempatan yang sama, Country Chief Bancassurance Officer Allianz Life Indonesia Ancilla Lily menjelaskan, produk baru ini merupakan asuransi jiwa unitlink yang akan memberikan potensi hasil investasi optimal untuk perlindungan rencana keuangan serta masa depan nasabah HSBC Indonesia.
“Produk ini memberikan solusi perlindungan untuk melengkapi potensi investasi jangka panjang yang optimal agar rencana keuangan nasabah di masa depan tetap terlindungi dari berbagai risiko,” katanya.
Ancilla merinci, sejak tahun polis pertama, 100% premi dialokasikan ke dana investasi sehingga nasabah dapat mengoptimalkan potensi imbal hasil dana investasi dari polis asuransi yang dimiliki.
Lalu, untuk konsistensi nasabah dalam membayarkan premi, produk ini memberikan manfaat bonus persistensi pada akhir tahun polis kelima sebesar 100% untuk polis dengan mata uang rupiah, atau 50% untuk polis dengan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) dari jumlah premi yang telah dibayar di tahun polis pertama, yang akan ditambahkan ke dana investasi di polis asuransi.
Pada awal tahun polis keenam dan seterusnya, tersedia ekstra alokasi premi menjadi 103% untuk polis dengan mata uang rupiah atau 101,5% untuk polis dengan mata uang dolar AS.
“Premier Plan Assurance tersedia dalam mata uang rupiah dan dolar AS, dengan periode pembayaran premi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah,” ucap Ancilla.
Baca Juga
Allianz Indonesia Bagikan Tips Keuangan dan Karir di Tahun Ular Kayu 2025
“Produk ini juga memberikan guarantee issue atau jaminan polis diterima untuk nasabah dengan uang pertanggungan hingga Rp 1,5 miliar atau US$ 115.000, untuk usia satu bulan hingga 60 tahun, dan Rp 650 juta atau US$ 50.000 untuk nasabah di usia 60 hingga 70 tahun,” sambung dia.
Sementara itu, Wealth and Personal Banking Director HSBC Indonesia Lanny Hendra mengatakan, hasil studi HSBC Quality of Life Report 2024, 38% nasabah dari segmen affluent atau prioritas memandang perlindungan asuransi yang cukup menjadi salah satu kebutuhan dalam membangun perencanaan keuangan yang komprehensif.
Oleh karena itu, menjadi komitmen HSBC Indonesia untuk terus berinovasi terhadap perkembangan zaman dalam memenuhi kebutuhan nasabah. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin lama dengan Allianz Life dalam menyediakan solusi perlindungan asuransi yang berkualitas bagi nasabah HSBC Premier,” kata Lanny.
Sebagai bank yang fokus pada pengelolaan kekayaan di segmen affluent dan emerging affluent, lanjut Lanny, HSBC Indonesia paham bahwa perlindungan asuransi adalah komponen krusial dalam menyusun portofolio keuangan terintegrasi.
“Melalui kolaborasi ini, kami terus melengkapi produk-produk asuransi yang kami tawarkan kepada nasabah Premier, memastikan bahwa setiap kebutuhan mereka sesuai dengan profil risiko yang berbeda dan dapta terpenuhi dengan baik,” ujar Lanny.

