OJK Harap Hadirnya BFN dan IFSE 2024 Bisa Dongkrak Literasi Masyarakat Mengenai Fintech
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI), dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) berkolaborasi menyelenggarakan Bulan Fintech Nasional (BFN) 2024 dan The 6th Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2024, dengan tema ‘Technology Convergence: Shaping The Future of Finance and Beyond’.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi berharap, acara ini bisa memberikan wawasan kepada masyarakat jika industri financial technology (fintech) itu tidak rumit.
“Dengan hadir langsung di BFN, terutama di Indonesia Fintech Summit Expo, masyarakat bisa langsung ketemu penyelenggara fintech di booth-booth-nya,” ujarnya, kepada media dalam acara Bulan Fintech Nasional (BFN) dan The 6th Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2024, di Jakarta, Senin (11/11/2024).
Baca Juga
Bulan Fintech Nasional 2024 Hadir untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Digital
Menurutnya, kehadiran fintech di masyarakat bukan sesuatu yang akan mempersulit, tapi justru sebaliknya. Misalnya, bisa dilihat dari bagaimana fintech pembiayaan dalam melayani masyarakat, kemudian juga peran fintech digital signature, dan lain sebagainya.
“Kemudian conference dan berbagai pertemuannya diperuntukkan juga untuk peningkatan literasi. Topik-topik yang dibahas serta diskusinya itu relevan dengan berbagai pertanyaan yang berkembang di publik,” kata Hasan.
Baca Juga
OJK Ungkap Industri Fintech Tanah Air Hadapi 4 Tantangan Ini, Apa Saja?
Ia mencontohkan, misalnya dari aspek risiko. Bagaimana masyarakat terlayani dengan baik dengan dibarengi dengan kemudahan, efisiensi, biaya yang rendah. Dan di sisi lain, terjamin risiko-risikonya, perlindungan data, dan lain sebagainya.
“Ini semua akan kita bahas dalam dua hari penyelenggaraan Indonesia Fintech Summit and Expo (11-12 November). BFN-nya sendiri kalau tadi dilihat jadi tanda, karena ini bulan khusus, teman-teman di AFTECH keluar dengan puluhan atau ratusan program, dan berbagai promosi,” ucap Hasan.
Di AFSI, lanjut dia, juga demikian. Bahkan ada tambahan olimpiade dan hal-hal lainnya. Hal yang sama juga dilakukan AFPI. Seluruh rangkaian acara ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga inklusi bagi orang yang mungkin selama ini belum merasakan manfaat dari layanan fintech.
“Di BFN dengan hadir langsung maupun melalui website ikut secara virtual, mereka akan semakin diberi pemahaman untuk memulai katakanlah memanfaatkan setiap layanan dan produk yang ditawarkan,” ujar Hasan.

