Dompet Dhuafa Gelar BerOjol Ramadan 2026, Servis Motor Gratis untuk 1.447 Pengemudi Ojek Online
Poin Penting
|
TANGERANG SELATAN, investortrust.id – Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian menghadirkan program Berkah Untuk Ojek Online (BerOjol) pada Ramadan 2026 dengan memberikan layanan servis motor gratis bagi 1.447 pengemudi ojek online di wilayah Jabodetabek.
Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Herdiansyah mengatakan program yang diluncurkan di Lotte Grosir, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (1/3/2026) ini diharapkan dapat membantu pengemudi ojek online merawat kendaraannya di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.
Baca Juga
Dorong Percepatan Ekonomi, Dompet Dhuafa Bersama Pemprov Sumbar Revitalisasi Ekowisata dan UMKM
“Kami menggelar launching program namanya BerOjol Day. Kami memberikan layanan kepada pengemudi ojol untuk melakukan servis motornya secara gratis,” ujar Herdiansyah.
Selain layanan bengkel motor gratis, Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan kesehatan dan program Dapur Keliling (Darling). “Jadi, supaya dia (ojol) yang hari ini belum punya makanan untuk buka puasa atau sahur, mereka bisa mengambil di Dapur Keliling Dompet Dhuafa,” ungkap Herdiansyah.
Ketua Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Sulistiqomah menambahkan kegiatan ini turut melibatkan 20 mitra bengkel kecil guna mendorong peningkatan layanan UMKM. Lokasi layanan antara lain di Promatic Bekasi, Promatic Tangerang, Promatic Jakarta Timur, serta 20 mitra bengkel di Depok dan Bogor.
“Kami menargetkan dalam setahun terdapat 10.000 motor ojek online dan di Ramadan tahun ini kita targetkan 1.447 motor ojek online yang diservis secara gratis,” tutur Sulistiqomah.
Baca Juga
Kementerian PU Ungkap 9 Ruas Tol 'Tanpa Tarif' di Libur Lebaran 2026
Adapun syarat penerima manfaat program ini adalah pengemudi yang tercatat resmi sebagai mitra ojek online dengan pendapatan bersih kurang dari Rp 3.000.000 per bulan.
Para mekanik yang bertugas dalam program ini merupakan alumni penerima manfaat Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, yang merupakan program pemberdayaan ekonomi dan pendidikan.
“Berawal dari dana zakat yang kami gulirkan sehingga memberikan manfaat bagi dhuafa di Institut Kemandirian yang merupakan pusat pelatihan vokasi dan kewirausahaan yang berfokus memberdayakan kaum dhuafa, pemuda putus sekolah, dan penyandang disabilitas menjadi mandiri melalui pelatihan hardskill dan softskill, seperti teknik otomotif, digital live selling, hingga barista, guna menciptakan SDM siap kerja dan berwirausaha,” ujarnya.

