Bank Jakarta dan PMI Dukung Pramono Anung Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya mengembangkan sanitasi ramah lingkungan di Ibu Kota melalui pemanfaatan teknologi biodigester dan inovasi pengolahan limbah modern.
Upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari Bank Jakarta yang meresmikan instalasi biodigester komunal di Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Untuk itu, hadirnya fasilitas hasil kolaborasi Bank Jakarta, PMI Jakarta, dan Pemprov Jakarta tersebut dinilai sebagai langkah awal memperluas model pengolahan limbah yang aman, efisien, dan bermanfaat bagi warga.
Program ini menjadi bagian dari percepatan stop buang air besar sembarangan (SBS) atau open defecation free (ODF) dalam pilar pertama sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).
Melalui pendanaan CSR, Bank Jakarta bersama PMI Jakarta membangun instalasi biodigester yang mengolah limbah domestik secara anaerob hingga menghasilkan biogas. Energi alternatif tersebut dapat digunakan warga untuk memasak dan penerangan, sekaligus memperkenalkan teknologi sanitasi ramah lingkungan di tingkat komunitas.
Pramono mengapresiasi kehadiran fasilitas tersebut. Ia menilai teknologi biodigester memberi dampak positif bukan hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi penghematan ekonomi warga.
“Ekosistem seperti ini ingin saya kembangkan lebih besar. Secara ekonomi sangat membantu,” kata Pramono Anung dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (17/11/2025).
Ia menambahkan modernisasi teknologi sanitasi menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang sehat dan berkelanjutan.
“Ini mendorong penghematan dan memberikan dampak ekonomi yang penting. Lebih dari itu, kesehatan masyarakat akan semakin baik,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, menyampaikan kolaborasi dengan PMI Jakarta adalah wujud komitmen perusahaan terhadap lingkungan bersih dan layak huni.
“Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat fasilitas sanitasi yang memadai, sekaligus memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan dari limbah domestik,” ungkap Agus.
Baca Juga
Bank Jakarta Catat Laba Rp 520,8 Miliar di Triwulan III 2025, Didorong Kenaikan Dana Murah
Program Biodigester komunal ini juga selaras dengan dukungan Bank Jakarta terhadap sustainable development goals (SDGs), khususnya tujuan 11 tentang kota dan komunitas berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, memastikan inisiatif tersebut menjadi bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan Bank Jakarta.
“Bank Jakarta akan terus memperluas kontribusi sosial melalui program-program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap sinergi ini memperkuat posisi Bank Jakarta sebagai lembaga keuangan daerah yang peduli terhadap keberlanjutan,” katanya.

