Permata Bank Libatkan Karyawan Wujudkan SDGs
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau Permata Bank mengerahkan seluruh karyawan untuk memenuhi tujuan pembangunan berkelanjutan sustainable development goals (SDGs). Selain melalui program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perseroan berupaya memaksimalkan efisiensi operasional untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan.
“Pelaksanaan termasuk TJSL adalah komitmen perusahaan untuk dilaksanakan oleh seluruh Permata Bankers kami, istilahnya gitu. Setiap kegiatan mereka, seperti outing dan seterusnya, tetap ada kegiatan CSR yang bisa giving back to community secara komprehensif,” papar Chief of Corporate Affairs & Sustainability Bank Permata Katharine Grace di Kantor InvestorTrust, Gedung The Convergence Indonesia, Selasa (16/9/2025).
Selain peduli dengan alam, Bank Permata juga menjalankan program sosial, seperti membantu disabilitas hingga pemerataan literasi keuangan. Manajemen mengaku, kegiatan TJSL (CSR) perusahaan dilakukan di setiap kota wilayah operasional Bank Permata.
“Permata Bankers harus melaksanakan kegiatan CSR di setiap wilayah baik di Jawa maupun Sumatra, menyentuh masyarakat setempat. Semua dikerjakan sesuai kapasitas dan kebutuhan komunitas. Jadi kami terus support Permata Bankers untuk melakukan kegiatan-kegiatan tentang juga sosial lingkungan,” sambung Katharine.
Baca Juga
Lewat ‘Adopt a Tree’, Permata Bank Ajak Publik Selamatkan Habitat Gajah Sumatera
Mengutip Laporan Keberlanjutan Bank Permata 2024, perseroan dapat mendukung 12 SDGs, meliputi tujuan nomor 3, 4, 5, 7, 8, 9, 10, 12, 13, 15, 16, dan 17. Hal ini direalisasikan melalui topik pertumbuhan ekonomi berkelanjutan; tata kelola berkelanjutan, manajemen risiko, dan etika bisnis; serta inovasi produk keuangan pengembangan teknologi.
Selanjutnya, terdapat topik pengelolaan lingkungan dan perubahan iklim; keamanan produk dan data, serta privasi nasabah; pelatihan dan pengembangan karyawan;serta pengembangan masyarakat dan literasi keuangan.
Tahun lalu, Permata Bank mencatatkan peningkatan efisiensi operasional melalui upaya penghematan air dan energi. Konsumsi air di 12 kantor utama tercatat sebesar 49.169 m³ yang turun 43,32% dibanding 2023 (yoy).
Sementara pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan sistem panel surya di Kantor Permata Bank Sektor 7 Bintaro berkontribusi terhadap penurunan konsumsi listrik sebesar 215,08 Gigajoule (GJ). Alhasil total penggunaan energi listrik perusahaan pada 2024 mencapai 102.574,92 GJ.
Sepanjang tahun lalu, Permata Bank juga telah membeli efek bersifat utang dan sukuk berlandaskan keberlanjutan sebesar Rp 2,04 triliun yang naik 75,18% (yoy).
“Kami melakukan peningkatan ekonomi rakyat setempat dan meningkatkan kapasitas pendidikan. Untuk ekonomi, kami melihat apa yang dibutuhkan masyarakat setempat. Bantuan pun berupa pemberian modal hingga pemasaran,” jelas Katherine.
Baca Juga
Momentum Hari Gajah Sedunia, Permata Bank Gaungkan Konservasi Lewat Film Dokumenter
Melalui program #DenganHati untuk Bukit Tigapuluh dan Adopt a Tree yang diluncurkan baru-baru ini, manajemen berharap dapat berkontribusi mencapai tujuh target sasaran SDGs. Jumlah ini meliputi tujuan 1: tanpa kemiskinan, tujuan 4: pendidikan berkualitas, tujuan 8: pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, tujuan 10: berkurangnya kesenjangan, tujuan 12: konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, tujuan 13: penanganan perubahan iklim, serta tujuan 15: ekosistem daratan.
Perseroan menargetkan, segala kegiatan keberlanjutan dapat dilakukan secara holistik dengan salah satu prioritas area adalah lingkungan. Katherine pun berpesan agar setiap insan dapat bahu membahu menjaga lingkungan, demi masa depan.
“Sustainability adalah memenuhi kebutuhan sekarang dengan tidak mengorbankan masa depan. Jadi, kita tidak bisa melakukan eksplorasi bumi dengan tidak memikirkan bagaimana ke depannya bumi ini,” pungkas dia.

