Hijaukan Pesisir Lampung Timur, Bukit Asam (PTBA) Tanam 10.000 Mangrove
Poin Penting
|
LAMPUNG TIMUR, Investortrust.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memperkuat komitmennya pada pelestarian lingkungan dengan menanam 10.000 bibit mangrove di Pasir Sakti, Lampung Timur, Kamis (4/9/2025). Inisiatif ini menjadi bagian upaya berkelanjutan PTBA dalam memulihkan ekosistem pesisir yang rusak dan meningkatkan ketahanan pantai dari abrasi.
Sebagai salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia, PTBA menegaskan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan program penanaman mangrove yang dimulai pada 2024, dengan jumlah bibit yang ditanam mencapai 10.000. Dengan tambahan tahun ini, total mangrove yang menghijaukan Pasir Sakti telah mencapai 20.000 bibit.
Baca Juga
Kerja sama antara PTBA Pelabuhan Tarahan dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Mutiara Hijau I menjadi kunci sukses program ini. Penanaman mangrove dipandang strategis karena hutan mangrove berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pantai, menyaring air, menjadi habitat bagi biota laut, sekaligus menyerap karbon sehingga membantu mitigasi perubahan iklim.
Tokoh masyarakat sekaligus anggota KTH Mutiara Hijau I, Samsudin, menyampaikan bahwa komitmen kelompoknya tak berhenti pada penanaman semata. “Kami berkomitmen untuk melakukan penyulaman bibit yang gagal tumbuh sebelumnya,” ujar Samsudin dalam keterangannya.
Ia menambahkan, tingkat keberhasilan pertumbuhan mangrove di Pasir Sakti saat ini mencapai 85%, sebuah capaian yang dinilai menggembirakan.
Program ini juga melibatkan kolaborasi multi-pihak. Kegiatan penanaman dihadiri perwakilan PTBA Pelabuhan Tarahan, anggota KTH Mutiara Hijau I, serta mahasiswa dari berbagai universitas, seperti Universitas Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, dan Politeknik Negeri Malang. Sinergi ini selaras dengan program BA-MAXI, inisiatif PTBA untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Juga
BA Grow Hasil Hilirisasi Batu Bara PTBA Bikin Hemat Pupuk 50%
Melalui kerja sama berkelanjutan, PTBA berharap upaya pemulihan ekosistem mangrove di Lampung Timur dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan, ekonomi pesisir, dan ketahanan masyarakat terhadap bencana alam.

