Bridgestone dan Dompet Dhuafa Kolaborasi Lawan Stunting untuk Generasi Sehat Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bridgestone Mining Solutions Indonesia (BMSI), bagian Bridgestone Group, perusahaan ban dan karet terbesar di dunia di bidang pemasok kendaraan konstruksi, pertambangan, teknik sipil, hingga jasa industri, menggandeng Dompet Dhuafa guna menanggulangi masalah stunting dalam rangka mewujudkan generasi sehat di Indonesia.
Untuk itu, BMSI menyerahkan donasi untuk program kesehatan yang diinisiasi Dompet Dhuafa, khususnya penguatan pos gizi di wilayah dengan tingkat stunting tinggi. Penyerahan donasi ini menjadi simbol sinergi dunia usaha dan lembaga filantropi dalam membangun masyarakat sehat dan berdaya.
General Manager Administrative Division PT BMSI Ina Rosalinda mengatakan, sebagai perusahaan global di bidang industri ban, BMSI tak hanya berkomitmen pada performa produknya di segmen pertambangan atau industri berat.
Baca Juga
Kisah Haru Warga 3T Nikmati Daging Kurban Berkat UPZ Pertamina dan Dompet Dhuafa
"Bridgestone juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dalam operasional dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hal ini tercermin dalam kerangka kerja berkelanjutan yang disebut Bridgestone E8 commitment: energy, ecology, efficiency, extension, economy, emotion, ease, dan empowerment," kata dia dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025).
Delapan nilai tersebut menjadi panduan bagi perusahaan untuk berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan secara konsisten hingga 2030. “Kami memiliki komitmen memberikan kontribusi kepada masyarakat, salah satunya melalui sektor kesehatan,” ujar dia.
Menurut Ina, kerja sama ini bukan hanya sebatas penyaluran donasi. Pihaknya ingin memastikan bahwa setiap bantuan berdampak langsung kepada masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan terdampak stunting. Untuk itu, monitoring dan evaluasi terhadap program menjadi bagian penting dari kolaborasi ini.
“BMSI sudah menjalankan program sosial sejak 2018, terutama di sektor lingkungan. Namun, kini kami ingin memperluas kontribusi di sektor sosial, khususnya kesehatan. Masalah stunting adalah prioritas utama kami saat ini,” tambahnya.
Sementara itu, dalam pertemuan yang berlangsung di kantor pusat Dompet Dhuafa, General Manager Penghimpunan Dompet Dhuafa Ahmad Faqih Syarafaddin menjelaskan bahwa Dompet Dhuafa telah memiliki program terstruktur dalam bidang kesehatan masyarakat, salah satunya adalah Bidan Untuk Negeri (BUN). "Program ini telah berjalan di sejumlah wilayah dengan pendekatan berbasis komunitas dan pemberdayaan lokal," kata dia.
Baca Juga
Faqih menjelaskan bahwa Dompet Dhuafa tidak hanya mengandalkan tenaga profesional kesehatan, tetapi memberdayakan kader-kader lokal. Mereka direkrut dari warga setempat yang memiliki minat dan kapasitas menjadi agen perubahan di bidang kesehatan. Dengan begitu, proses monitor dan evaluasi dapat berlangsung setiap saat serta berkelanjutan.
Dompet Dhuafa membuka ruang keterlibatan bagi BMSI. Bahkan, Faqih mengundang langsung karyawan-karyawan BMSI untuk turun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan penerima manfaat. Mereka dapat saling berbagi kisah dengan para penerima manfaat serta menyampaikan harapan.
Rencananya, program kerja sama ini difokuskan di Banten, provinsi yang masih mencatatkan angka stunting cukup tinggi, terutama di wilayah-wilayah pinggiran dan pedesaan. Pelaksanaan program akan melibatkan pemetaan kasus, penyediaan pos gizi, edukasi gizi keluarga, hingga pendampingan ibu hamil dan balita.

