Targetkan Emisi Bersih Sektor Industri pada 2050, Menperin Agus Ungkap Strateginya
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus fokus dalam meningkatkan nilai tambah manufaktur di Indonesia, salah satunya ditempuh dengan berpedoman pada prinsip-prinsip industri hijau yang berkelanjutan untuk menciptakan masa depan tanpa karbon.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan industri manufaktur di Indonesia dapat mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2050, yakni 10 tahun lebih awal dari target nasional tahun 2060.
Menperin Agus pun menyebut, berdasarkan data The Green Future Index 2023, Indonesia berada di peringkat ke-49 dunia sebagai negara yang bertransisi menuju energi, industri, pertanian, dan masyarakat yang ramah lingkungan melalui investasi pada energi terbarukan, inovasi, dan kebijakan ramah lingkungan.
“Peringkat Indonesia ini naik 21 peringkat dari posisi 70 di tahun 2022,” ucap Menperin Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/9/2024).
Baca Juga
Kementerian ESDM Ungkap 2 Tantangan Besar Wujudkan Net Zero Emission 2060
Upaya dekarbonisasi sektor industri tentunya memerlukan dukungan dari berbagai pihak, khususnya dari para pelaku industri. Kemenperin memberikan apresiasi kepada sembilan asosiasi industri atas deklarasi dukungan mereka dalam mencapai target NZE pada tahun 2050.
“Tentunya kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh subsektor industri lainnya dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi sektor industri hingga mencapai Net Zero Emission di tahun 2050,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Menperin Agus mengungkapkan, dalam ekosistem tersebut juga akan dikembangkan opsi pembiayaan hijau, yaitu Green Industry Service Company (GISCO), untuk membantu perusahaan dalam pendanaan, perancangan, dan implementasi teknologi hijau di perusahaan.
“Sehingga, peran pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian, tidak hanya menetapkan regulasi yang akan memaksa pelaku industri untuk bertransformasi menuju industri hijau, namun juga hadir memberikan solusi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku industri,” terang Agus.
Baca Juga
Percepat Net Zero Emission, Menko Airlangga Usul Tiga Hal Ini
Selain itu, Kemenperin juga menggelar Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) sebagai langkah awal yang mengukuhkan komitmen Kemenperin dalam memperkuat ekosistem untuk memfasilitasi transformasi industri hijau Tanah Air melalui berbagai inovasi yang mendukung percepatan dekarbonisasi.
Dengan fokus pada inovasi, strategi dekarbonisasi industri, pengembangan teknologi ramah lingkungan dan potensi pembiayaan hijau, AIGIS dirancang untuk memfasilitasi diskusi tentang percepatan pencapaian target NZE di sektor industri pada tahun 2050.

