Arahan dari Induk, Bank Danamon Komit Terapkan ESG
JAKARTA, investortrust.id - Prinsip environmental, social, and governance (ESG) di industri perbankan saat ini menjadi sebuah keniscayaan. Tak terkecuali bagi Bank Danamon, yang juga mendapat arahan penerapan hal serupa dari induknya Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).
”Kita memiliki beberapa program yang fokus pada ESG yang kita lakukan secara simultan. Ini tidak hanya dilakukan oleh Bank Danamon, tapi juga oleh seluruh grup,” ujar Direktur Syariah & Sustainability Finance Bank Danamon Herry Hykmanto, di Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Dikatakan dia, beberapa upaya yang telah dilakukan Bank Danamon, misalnya menyalurkan pembiayaan kepada segmen energi terbarukan atau renewable energy, hingga memberikan pembiayaan kepada sektor kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang kini tengah booming.
Baca Juga
Selain itu, dari aspek sosial, bank berkode saham BDMN ini juga telah melakukan launching pembiayaan social loan berbasis syariah pertama di Indonesia. “Itu dilakukan Danamon dengan penuh dukungan dari MUFG Singapura, karena kami sendiri masih belajar mengenai social loan framework,” katanya.
Dalam hal ini, lanjut Herry, teman-teman di MUFG Singapura maupun MUFG Asia Pacific membantu Bank Danamon untuk memfasilitas pembuatan framework tersebut. Hasilnya, model tersebut sekarang berhasil dan berjalan dengan baik, serta dimanfaatkan oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Itu merupakan salah satu bukti nyata bahwa kita ingin bukan cuman dari sisi renewable energy dan dari sisi korporasi, tetapi juga dari sisi sosialnya,” ucapnya.
Baca Juga
Sekadar informasi, Bank Danamon melalui unit usaha syariah (UUS)-nya telah meneken perjanjian pembiayaan sosial syariah berkelanjutan (PSSB) dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), serta MUFG Bank di tahun lalu. PSSB pertama di Indonesia tersebut memiliki nilai hingga Rp 500 miliar.
“Yang tidak kalah pentingnya juga selain social loan yang tadi, kami juga terus meningkatkan pengembangan karena Danamon fokus melakukan pengembangan untuk UMKM. Seperti diketahui, UMKM menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan porsi S (sosial) di dalam ESG,” ujar Herry.

