MUFG Bakal Tingkatkan Pendanaan ESG hingga JPY 100 Triliun pada Tahun 2030
JAKARTA, investortrust.id – Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) berkomitmen meningkatkan pendanaan untuk tata kelola lingkungan dan sosial (environmental social & governance/ESG) dari JPY 35 triliun atau setara Rp 3.726 triliun menjadi JPY 100 triliun atau setara Rp 10.652 triliun (1 JPY=Rp 106,52) pada 2030.
Executive Officer Country Head of Indonesia MUFG Bank Ltd Kazushige Nakajima menyatakan, perseroan mendukung klien-klien utama dalam agenda keberlanjutan (sustainability) utama. Perseroan juga mendukung pendanaan ESG dan telah secara aktif mendorong keterlibatan iklim.
“Kami adalah pemimpin pasar dalam menjajaki peluang yang ada di area yang belum dimanfaatkan, terutama yang terkait ESG. Di bawah rencana bisnis jangka menengah yang baru, MUFG telah meningkatkan komitmen awalnya untuk pembiayaan terkait keberlanjutan dari JPY 35 menjadi JPY 100 triliun pada 2030,” papar Kazu biasa ia disapa pada Media Networking Lunch di Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Mereka mengaku akan berusaha menjadi pintu gerbang untuk terus memfasilitasi investasi antara Jepang dan Indonesia. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan jaringan global MUFG yang kuat di Indonesia dan penghubung bagi perusahaan lokal di seluruh Asia Pacific (APAC) dan dunia.
Baca Juga
Telah Menanamkan US$ 7 Miliar, MUFG Berniat Tingkatkan Investasi di Indonesia
“Investasi kami di beberapa bank terkemuka di ASEAN dan aliansi strategis dengan pemain global seperti Morgan Stanley memberikan keuntungan,” sambung Kazu.
Bank multinasional itu juga mendukung ekosistem digital Indonesia, bagian dari dorongan MUFG yang lebih luas untuk berinvestasi dalam ekonomi digital Asia. Hal ini dilakukan, antara lain melalui pendirian Garuda Fund, perusahaan investasi dari Akulaku hingga Home Credit. Ini menjadi pencocokan bisnis pertama MUFG-Danamon pada 2023 untuk perusahaan digital.
Semua hal tersebut menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap perusahaan rintisan lokal dan menghubungkan mereka ke jaringan MUFG untuk pertumbuhan bersama.
Sebagai bagian penting dari waralaba MUFG di APAC, MUFG Jakarta bertujuan untuk berkontribusi pada rencana bisnis jangka menengah tiga tahun yang ada saat ini hingga 2026.
Rencana dimaksud, meliputi pemanfaatan waralaba lokal yang mendalam. Kemitraan MUFG dengan Bank Danamon Indonesia dan Adira Finance telah memperdalam penetrasi pasar domestik mereka di Indonesia.
Memanfaatkan hubungan MUFG dengan Danamon dan jaringannya yang luas di seluruh negeri, perseroan terus menawarkan berbagai solusi keuangan di berbagai segmen nasabah.
Baca Juga
Ini Fokus Mandala Finance Usai Diakuisisi MUFG dan Adira Finance
“Kami juga menciptakan pengalaman klien yang tak tertandingi dengan segmen perbankan korporasi kami, dalam produk-produk utama seperti pasar global dan perbankan transaksi,” ujar Kazu.
Sejumlah capaian perusahaan juga meliputi penerbitan sukuk multi-tahap senilai US$ 2,35 miliar untuk Pemerintah Indonesia pada 24 Juni 2024. MUFG bertindak sebagai pemegang buku bersama (joint bookrunner) dan penasihat penataan hijau bersama (joint green structuring advisor).
MUFG juga meraih predikat Bank Berkelanjutan Terbaik secara Internasional untuk Indonesia di Finance Asia Awards.

