Bagikan

OJK Luncurkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia

JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia atau TKBI dalam kegiatan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2024 di The St. Regis Jakarta, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2024).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyampaikan, TKBI sendiri diluncurkan sebagai respon dari dinamika dan perkembangan keuangan berkelanjutan nasional dan internasional serta menjawab berbagai tantangan penanganan dan pembiayaan perubahan iklim, implementasi transisi menuju net zero emission (NZE) serta upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs).

"Taksonomi ini dirancang dengan memperhatikan prinsip interoperabilitas dan kredibilitas, menyeimbangkan aspek ekonomi, lingkungan hidup dan sosial, serta bersifat inklusif dengan mencakup penggunaan skala besar dan UMKM," ujar Mahendra.

Baca Juga

OJK Optimistis Tren Positif Kinerja Sektor Jasa Keuangan Berlanjut di 2024

Lebih lanjut, Mahendra menjelaskan, pada tahap ini, TKBI berfokus pada pengembangan sektor energi, khususnya transisi energi menuju net zero emission dan sumber daya kritikal atau critical minerals sebagai pendukungnya.

Sebagai wujud komitmen OJK mendukung perbankan menuju NZE, Mahendra memastikan pihaknya dalam waktu dekat akan menerbitkan panduan climate risk management and scenario analysis bagi perbankan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan, ketahanan model bisnis, serta strategi bank dalam menghadapi risiko perubahan iklim.

Namun demikian, kata Mahendra, untuk mengoptimalisasi pemanfaatkan ekosistem-ekosistem keuangan yang berkelanjutan yang telah dibangun, menurutnya dibutuhkan dukungan berupa kebijakan yang sejalan dari kementerian dan lembaga-lembaga lainnya dapat direalisasikan pada tahun ini.

"Termasuk mengatasi kendala permintaan, penawaran, dan likuiditas di bursa karbon yang telah beroperasi sejak diresmikan bapak presiden pada September lalu (2023)," jelasnya.

Baca Juga

Dorong Pemda Terbitkan Obligasi, OJK Siap Rilis Aturan Baru

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi OJK dan kerja sama seluruh pihak dalam memajukan dan mewujudkan resiliensi industri jasa keuangan Indonesia. 

Dalam arahannya, Jokowi mengatakan, untuk terus belajar dari krisis keuangan di masa lalu dan agar tetap waspada dalam menjaga industri jasa keuangan dan perekonomian, terus meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan serta dukungan terhadap pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan keuangan berkelanjutan.

"Saya mengapresiasi penyempurnaan taksonomi berkelanjutan Indonesia yang diluncurkan tadi oleh Ketua OJK sehingga inisiatif keuangan hijau bisa menyeimbangkan aspek ekonomi, lingkungan dan inklusivitas," papar Jokowi.

Untuk diketahui, TKBI disusun dengan menekankan pada prinsip scientific and credible, interoperable dan mendukung kepentingan nasional, serta inklusif. Kerangka, elemen, dan kriteria TKBI mengacu pada ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance dan kebijakan nasional sebagai referensi utamanya.

Kemudian, ruang lingkup TKBI mencakup NDC related sector (serta perubahannya). Berdasarkan Enhanced NDC Indonesia tahun 2022, terdapat lima fokus sektor yaitu Energy, Waste, Industry Processes and Product Use (IPPU), Agriculture dan Forestry and Other Land Use (FOLU).

Agar selaras dengan perkembangan kebijakan di nasional dan kawasan, penyusunan TKBI dilakukan secara bertahap di mulai tahun 2024 dengan fokus sektor pertama yaitu sektor energi, kemudian dilanjutkan dengan NDC related sector lainnya pada tahun-tahun berikutnya.

Ke depan sejalan dengan sifat living document, TKBI akan ditinjau secara berkala dalam rangka menjaga kekinian yang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebijakan keuangan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.  

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024