Harga Emas Antam (ANTM) Anjlok Rp 65.000 Dibayangi Geopolitik Global
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Jumat (3/4/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,857 juta atau turun Rp 65.000 dari Kamis (2/4/2026) Rp 2,922 juta per gram setelah dolar Amerika Serikat (AS) menguat dan harga minyak naik menyusul pernyataan Presiden Donald Trump bahwa AS akan melanjutkan serangan terhadap Iran.
Situasi tersebut memicu kekhawatiran inflasi global dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan lebih tinggi lebih lama.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,577 juta atau turun Rp 60.000 dari sebelumnya Rp 2,637 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang melemah pada Kamis (2/4/2026). Harga emas spot turun 3,6% menjadi US$ 4.587,55 per ons setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam dua minggu pada sesi perdagangan sebelumnya. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS terkoreksi 2,7% menjadi US$ 4.679,70 per ons.
Baca Juga
Penguatan dolar AS turut menekan logam mulia tersebut. Ketika dolar menguat, emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga permintaan global cenderung melemah.
Trump dalam pidato yang disiarkan televisi mengatakan militer AS hampir mencapai tujuannya di Iran. Namun, ia tidak memberikan jadwal pasti kapan konflik yang telah berlangsung sekitar satu bulan itu akan berakhir. Trump juga menyatakan bahwa AS akan terus menggempur Iran hingga negara tersebut “kembali ke Zaman Batu”.
Baca Juga
Pernyataan tersebut mendorong harga minyak global naik. Lonjakan harga energi biasanya berdampak pada inflasi yang lebih luas karena meningkatkan biaya produksi dan transportasi. Situasi ini dapat membuat bank sentral menahan diri untuk menurunkan suku bunga.
Emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Namun, logam mulia tersebut cenderung kurang menarik ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen berbunga lainnya.
Sejak konflik Iran dimulai pada 28 Februari, harga emas spot telah turun sekitar 13%.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh laporan bahwa cadangan emas bank sentral Turki menyusut signifikan. Dalam sepekan terakhir, cadangan emas negara tersebut turun 69,1 metrik ton menjadi 702,5 ton.
Dengan demikian, total penurunan dalam dua minggu terakhir mencapai lebih dari 118 ton, seiring langkah otoritas Turki meredam gejolak pasar akibat perang.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,478 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,857 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,654 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,456 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,065 juta
- Emas 10 gram: Rp 28,065 juta
- Emas 25 gram: Rp 70,037 juta
- Emas 50 gram: Rp 139,995 juta
- Emas 100 gram: Rp 279,912 juta
- Emas 250 gram: Rp 699,515 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,398,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,797,600 miliar.

