Kementerian PKP Siapkan Rusun Relokasi Warga Bantaran Rel Senen, 'Groundbreaking' Mei 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) akan membangun rumah susun (rusun) di kawasan bantaran rel kereta api wilayah Pasar Senen, Jakarta Pusat. Lahan seluas 1,61 hektare (ha) milik PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) tersebut disiapkan untuk relokasi warga yang menghuni di sepanjang lintasan rel itu.
“Kita bersinergi antara pemerintah pusat, Kementerian PKP, Danantara, BP BUMN, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota. Yang pasti rusun ini akan segera dibangun. Perizinan akan dibantu sepenuhnya oleh pemerintah daerah,” kata Menteri PKP, Maruarar Sirait dalam keterangan resmi, dikutip Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, beberapa alternatif skema pembangunan tengah dibahas. Salah satunya pembangunan oleh Perum Perumnas sebanyak 1.000 unit dalam dua tower dengan pembiayaan dari APBN serta dukungan subsidi dan utilitas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.
Alternatif lain berasal dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang menyatakan kesiapan membangun sembilan tower empat lantai dengan total 690 unit hunian lengkap dengan fasilitas ruang komunal dan gedung serbaguna.
Baca Juga
Menteri Ara Bidik 'Groundbreaking' Rusun Subsidi 45 Ha di Depok Juni 2026
Selain pembangunan rusun, lanjut Maruarar, Kementerian PKP juga menyiapkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 3.100 unit rumah di wilayah DKI Jakarta pada 2026. Program tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi masing-masing 600 unit serta 100 unit di Kepulauan Seribu.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria mendukung penuh terhadap program 3 juta rumah untuk membangun hunian layak demi rakyat Indonesia.
“Kami sedang memetakan aset BUMN di beberapa kota besar untuk dibangun dengan skema yang sama. Ini bagian dari dukungan terhadap program prioritas Presiden untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat,” ujar Dony.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempercepat proses perizinan guna mendukung pelaksanaan pembangunan rusun.
Berdasarkan hasil koordinasi awal, pembangunan rumah susun tersebut ditargetkan mulai groundbreaking pada Mei 2026, dengan skema pembiayaan dan pelaksanaan yang akan diputuskan setelah rapat koordinasi lintas kementerian dan BUMN pada Rabu (1/4/2026).
Baca Juga
Menteri Ara Ungkap Peran Seskab Teddy dalam Proyek Rusun Subsidi Meikarta
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin dan sejumlah menteri terkait rencana membangun hunian layak di bantaran rel seusai dirinya meninjau kawasan pinggir rel kereta di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026).
Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol Inf Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Prabowo langsung menghubungi jajaran terkait untuk mempercepat penanganan tersebut. Menurutnya, para menteri segera menindaklanjuti hasil rapat itu.
"Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili sekjen menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian warga di pinggir rel kereta api," kata Teddy beberapa waktu lalu.

