Transjakarta-AP Sudah Teken MoU, Rute Blok M-Bandara Soetta Siap Layani Mudik Lebaran
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan rute baru menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akan segera beroperasi menjelang periode mudik Lebaran.
"Kita sedang mempersiapkan rute ke Soekarno-Hatta. Jadi prosesnya kami sedang mempersiapkan, minggu lalu kita sudah ketemu dengan Angkasa Pura, Angkasa Pura juga sedang bahas MoU, kita sudah tanda tangan ya, kemarin MoU sudah, kami sudah tanda tangan, proses tanda tangan di Angkasa Pura," ungkap Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Dia menjelaskan, pada prinsipnya PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) alias Injourney Airports mendukung penuh rencana tersebut. "Pada prinsipnya Angkasa Pura men-support, karena ini tentu juga menjadi menambah pilihan transportasi menuju atau dari dan ke bandara Soekarno-Hatta. Namun, tentu di mereka juga ada beberapa strategi, karena juga ada moda-moda yang ada di sana, termasuk sebenarnya adalah KA layang," ucap Welfizon.
Baca Juga
Transjakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Bus Saat Ramadan
Menurutnya, keberadaan KA layang yang mengintegrasikan antar terminal juga menjadi pertimbangan dalam pembahasan teknis penurunan bus TJ.
"KA layang itu kan integrasi antar-terminal, itu nanti yang mungkin juga akan diperkuat juga. Jadi kita menunggu pada prinsipnya mereka oke, secara tim teknis juga sudah mempersiapkan, karena MoU kita dengan Angkasa Pura sudah, maka nanti proses di Kemenhub, nanti akan kita dorong untuk segera perizinannya akan bisa keluar. Kita targetkan ya menjelang Lebaran, sudah bisa kita operasikan," tutur Welfizon.
Terkait rute, Welfizon memaparkan, layanan baru tersebut akan diberi nama koridor SH2. "Yang ke bandara (Soekarno-Hatta) kan sekarang kita punya SH1 yang dari Kalideres ke perkantoran bandara. Kalau yang sekarang kita siapin ini dari Blok M, terus nanti lewat Sudirman, kemudian naik ke Semanggi, ke MPR-DPR, terus kemudian masuk tol. Nanti namanya (koridor) SH2," papar dia.
Terkait titik pemberhentian di area terminal, Welfizon menyebut, hal tersebut masih dalam pembahasan bersama Injourney Airports.
"Ini yang kita lagi bahas ya. Karena dari Angkasa Pura pun, mereka juga punya kebijakan untuk mengurangi arus kendaraan yang masuk ke masing-masing terminal karena problemnya mereka itu juga kemacetan di tiap-tiap terminal. Mereka mau mengutilisasi KA layangnya. Jadi ini yang lagi kita tentukan titiknya, apakah nanti (berhenti) di ujung KA layang. Ya, tapi pada prinsipnya secara overall pada saat pertemuan terakhir mereka positif mendukung karena ini menjadi tambahan alternatif untuk bisa menuju ke bandara," kata dia.
Untuk jam operasional, Transjakarta akan memberlakukan jadwal reguler pada tahap awal. "Jam operasional sementara jam reguler, dari jam 05.00 sampai jam 22.00 WIB. Sambil nanti kita lihat jadwal penerbangan, karena rata-rata kan kalau mudik itu penerbangannya domestik. Kalau domestiknya kan relatif jadwalnya siang," imbuh Welfizon.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tengah memfinalisasi trayek baru Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta. Rute tersebut akan mulai beroperasi setelah penyempurnaan sejumlah halte baru untuk melayani para pelanggan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Baca Juga
Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberikan persetujuan prinsip terkait operasional rute tersebut. Namun demikian, Pemprov Jakarta masih melakukan penyempurnaan pada beberapa halte yang akan menjadi lokasi tunggu penumpang. "Tetapi memang akan ada beberapa halte baru yang harus disempurnakan," ujar Pramono.
Pramono menargetkan, rute Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta sudah dapat beroperasi sebelum Idulfitri 2026. Ia mengaku telah menyampaikan target tersebut kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transjakarta.

