Purbaya Sebut Modal Asing Kembali Deras, 'Inflow' Tembus Rp 18,42 Triliun
Purbaya: Arus Modal Asing Mulai Catatkan Inflow
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan arus modal asing mulai membanjiri Indonesia. Kondisi ini terjadi setelah pada Januari 2026 ada berbagai tekanan yang terjadi di pasar modal Tanah Air. Akumulasi hingga 20 Februari 2026, terjadi inflow sebesar Rp 18,42 triliun.
“Jadi confident investor sudah balik ke pasar modal setelah Januari tertekan berbagai isu,” kata Purbaya, saat paparan APBN KiTa edisi Februari 2026, di kantornya, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Baca Juga
Purbaya mengatakan, aliran modal yang masuk ke Indonesia terjadi karena fondasi ekonomi yang bagus. Selain itu, ekonomi yang terus membaik membalikkan kepercayaan diri investor global dan lokal. “Ini menunjukkan mereka percaya keadaannya baik dan akan terus membaik ke depan,” ujar dia.
Purbaya menjelaskan upaya cepat mereformasi tata kelola pasar modal domestik turut membalikkan daya tarik aset keuangan nasional. Langkah ini juga memulihkan kepercayaan investor terhadap fundamental dan prospek ekonomi Indonesia.
“IHSG yang tetap ekspansif juga mencerminkan optimisme terhadap growth Indonesia,” ujar dia.
Baca Juga
Purbaya dan Perry Sepakat Bertukar Utang Sebesar Rp 173,4 Triliun pada 2026
Berdasarkan paparannya, akumulasi hingga 20 Februari 2026, terjadi inflow sebesar Rp 18,42 triliun. Inflow ditopang dari Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 33,74 triliun. Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) mengalami inflow sebesar Rp 0,9 triliun dan pasar saham mengalami outflow sebesar Rp 14,42 triliun.
“Arus modal sebesar Rp 18,4 triliun mengindikasikan masih tingginya appetite investor global terhadap portofolio Indonesia,” kata dia.

