Hartadinata (HRTA) Bikin Emas Jadi 'Experience Product' pada Momen Imlek
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), perusahaan manufaktur dan perdagangan emas terintegrasi, mengembangkan emas sebagai experience product, dengan menghubungkan nilai intrinsik emas dengan konteks budaya, momen spesial, dan kebutuhan konsumen.
Hal itu diwujudkan dengan EMASKU®, brand emas murni di bawah HRTA Gold, yang meluncurkan edisi spesial Imlek 2026.
Baca Juga
Harga Emas Melonjak Imbas Pelemahan Dolar dan Spekulasi Pemangkasan Bunga Fed
“Melalui EMASKU® edisi Imlek, kami ingin menghadirkan emas yang tidak hanya bernilai secara finansial, tetapi memiliki kedekatan emosional dengan momen dan tradisi masyarakat,” ujar Direktur Business & Operation Hartadinata Abadi (HRTA) Yudho Jatmiko dikutip Rabu (11/2/2026).
Emas tidak hanya dipandang sebagai aset bernilai, tetapi lekat dengan makna budaya dan momen kehidupan. Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, emas menjadi simbol kemakmuran, keberuntungan, dan harapan baik yang kerap hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek sebagai bagian kebersamaan keluarga.
"Berangkat dari hal tersebut, HRTA menghadirkan inovasi untuk menjadikan emas lebih dekat dengan masyarakat," kata Yudho.
Dia mengatakan, pendekatan ini sejalan dengan komitmen HRTA menjadikan emas lebih relevan dan hadir sebagai bagian dari pengalaman hidup konsumen. Melalui koleksi tematik, seperti EMASKU® edisi Imlek, HRTA Gold memperluas fungsi emas tak sekadar instrumen penyimpan nilai, tetapi simbol yang menyertai cerita dan harapan keluarga Indonesia.
Baca Juga
Koleksi EMASKU® hadir dalam berbagai gramasi, mulai 0,1 gram hingga 5 gram, dengan desain yang terinspirasi dari tradisi Imlek. Setiap koleksi menampilkan warna merah sebagai simbol keberuntungan.
Seluruh produk adalah emas murni 99,99% dan melalui pengujian laboratorium terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Setiap emas dilengkapi fitur BullionProtect® di bagian belakang sebagai proteksi keamanan, sehingga dapat dipegang tanpa memengaruhi harga buyback sekaligus meminimalkan risiko pemalsuan.

