Menekraf: Investasi Ekraf Rp 132 T, Ekspor US$ 29 Miliar di Tahun 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memaparkan kinerja sektor ekonomi kreatif sepanjang 2025 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI. Paparan ini sekaligus menjadi ajang evaluasi kinerja 2025 dan penyampaian rencana program kerja tahun anggaran 2026.
Menteri Ekraf (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi kepada Komisi VII DPR RI atas dukungan terhadap penguatan sektor ekonomi kreatif. Ia menegaskan rapat kerja merupakan bagian dari akuntabilitas publik serta ruang evaluasi bersama atas capaian dan tantangan sektor ekraf.
Berdasarkan indikator kinerja utama, investasi ekonomi kreatif sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp 132,04 triliun. Dari sisi perdagangan internasional, nilai ekspor ekonomi kreatif menembus US$ 29,21 miliar.
Sektor ekonomi kreatif juga berkontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja nasional. Sepanjang 2025, jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 27,4 juta orang, sementara capaian pertumbuhan PDB masih menunggu rekapitulasi resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).
“Secara umum kinerja ekonomi kreatif tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat positif dan melampaui sebagian besar target RPJMN. Hal ini tercermin dari capaian indikator kinerja utama atau KPI sebagai dampak nyata penguatan ekosistem ekonomi kreatif secara berkelanjutan,” ujar Teuku Riefky, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Selain capaian kinerja, Kemenekraf juga memperkuat fondasi kelembagaan melalui pembentukan dinas ekonomi kreatif di daerah bersama Kementerian Dalam Negeri. Penguatan regulasi turut dilakukan melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga, termasuk pengembangan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual.
Baca Juga
Memasuki 2026, Kemenekraf menetapkan klaster program Asta Ekraf yang mencakup penguatan talenta, pasar, pembiayaan, infrastruktur, data, kebijakan, dan kekayaan intelektual. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional secara berkelanjutan.
Dalam rapat kerja tersebut, Menekraf juga menyampaikan kebutuhan dukungan kebijakan dan anggaran untuk mempercepat transformasi sektor. DPR RI menyambut positif capaian kinerja 2025 dan mendorong penguatan sinergi agar ekonomi kreatif semakin berdaya saing di tengah dinamika global.

