Bagikan

Pecah Rekor Lagi, Emas Antam (ANTM) Tembus Rp 2,772 Juta

Poin Penting

Harga emas Antam naik Rp 35.000 dan mencetak rekor tertinggi Rp 2,772 juta per gram.
Ketegangan geopolitik dan pelemahan dolar AS mendorong minat aset lindung nilai.
Ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat memperkuat reli emas global.

JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (21/1/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,772 juta atau naik Rp 35.000 dari Selasa (20/1/2026) Rp 2,737 juta per gram seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global yang mendorong investor memburu aset lindung nilai.

Pada perdagangan Selasa, emas Antam naik dua kali, yakni pada pagi hari di posisi Rp 2,705 juta dan sore hari naik menjadi Rp 2,737 juta per gram.

Pencapaian hari ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH). Adapun rekor tertinggi sebelumnya berada di level Rp 2,737 juta per gram yang dicetak pada Selasa 20 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,612 juta atau naik Rp 35.000 dari sebelumnya Rp 2,577 juta.

Pada perdagangan Selasa, harga buyback emas Antam naik dua kali, yakni pada pagi hari di posisi Rp 2,547 juta dan sore hari naik menjadi Rp 2,577 juta per gram.

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi pada Selasa (20/1/2026), menembus level US$ 4.700 per ons, Lonjakan harga terjadi ketika emas spot diperdagangkan naik sekitar 2% ke level US$ 4.757,33 per ons, setelah sempat menyentuh rekor intraday US$ 4.765,93. Pada saat yang sama, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari ditutup menguat 3,7% di posisi US$ 4.765,80 per ons.

Baca Juga

Harga Emas Antam (ANTM) Lanjutkan ATH di Tengah Geopolitik Global

Tekanan di pasar keuangan global semakin terasa setelah indeks utama Wall Street merosot ke level terendah hampir tiga minggu. Pelemahan ini terjadi ketika investor bereaksi terhadap ancaman tarif baru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Eropa, terkait isu kendali atas Greenland.

Pernyataan tersebut meningkatkan ketegangan menjelang pertemuan Trump dengan para pemimpin bisnis global di Davos, Swiss, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/1/2026). Situasi ini memicu kehati-hatian pelaku pasar dan memperkuat arus dana menuju aset yang dianggap lebih aman.

Baca Juga

Cetak Rekor Tertinggi, Emas Antam (ANTM) Sentuh Rp 2,703 Juta

Di sisi lain, dolar AS diperkirakan mencatatkan penurunan harian terbesar dalam lebih dari satu bulan. Pelemahan mata uang ini membuat harga emas dalam denominasi dolar AS menjadi lebih terjangkau bagi pembeli di luar negeri, sehingga menambah dorongan permintaan.

Sepanjang 2025, emas melonjak 64% dan telah bertambah sekitar 10% sejak awal 2026. Kenaikan tersebut juga didukung oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat. Prospek penurunan suku bunga menurunkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Ilustrasi emas. (Dok HRTA)
Source: Dok HRTA

Pasar keuangan memperkirakan adanya dua kali penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin mulai pertengahan 2026. Fokus investor semakin menguat setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa Trump dapat menunjuk ketua Federal Reserve (The Fed) baru paling cepat pada pekan depan.

Berikut harga emas Antam hari ini:

- Emas 0,5 gram: Rp 1,436 juta

- Emas 1 gram: Rp 2,772 juta

- Emas 2 gram: Rp 5,484 juta

- Emas 3 gram: Rp 8,201 juta

- Emas 5 gram: Rp 13,635 juta

- Emas 10 gram: Rp 27,215 juta

- Emas 25 gram: Rp 67,912 juta

- Emas 50 gram: Rp 135,745 juta

- Emas 100 gram: Rp 271,412 juta

- Emas 250 gram: Rp 678,265 juta

- Emas 500 gram: Rp 1,356,320 miliar

- Emas 1.000 gram: Rp 2,712,600 miliar.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024