RDMP Balikpapan Diresmikan, Bahlil Pastikan RI Stop Impor Solar, Termasuk SPBU Swasta
Poin Penting
|
BALIKPAPAN, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa mulai 2026 Indonesia tidak perlu melakukan impor solar. Hal ini dikarenakan telah diresmikannya Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (12/1/2026).
Bahlil mengungkapkan, RDMP Balikpapan sejatinya sudah mulai digarap sejak 2016 dengan total investasi US$ 7,4 miliar. DIa mengatakan bahwa ini merupakan RDMP terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Baca Juga
RDMP Balikpapan Tentukan Swasembada Solar 2026, Ini Tantangan Sebenarnya
“Ini begitu diresmikan, insyaallah produk-produknya kita tahun ini tidak lagi melakukan impor solar. Itu dalam rangka mendorong kedaulatan energi. Tidak lagi kita melakukan impor solar,” ucap Bahlil saat ditemui di kompleks Kilang Pertamina Balikpapan, Senin (12/1/2026).
Dia menyebutkan, Kementerian ESDM tidak lagi mengeluarkan izin untuk impor solar pada 2026. Menurutnya, jika ada solar yang masuk dari luar negeri pada tahun ini, maka itu adalah sisa impor 2025 yang belum terkirim.
“Kita sudah mulai tahun ini, saya tidak lagi mengeluarkan impor solar. Izin impor solar mulai tahun ini enggak lagi. Andaikan ada yang masuk bulan ini atau bulan depan, itu berarti sisa impor 2025. Namun, tahun ini Kementerian ESDM atas perintah bapak presiden, karena kita punya kilang sudah ada, kita tidak lagi mengeluarkan impor,” tegas Bahlil.
Bahlil merinci, stop impor solar ini berlaku untuk semua produk, baik itu CN48 (seperti bio solar) maupun CN51 (seperti Dexlite). Selain itu, badan usaha (BU) swasta penyalur bahan bakar minyak (BBM), seperti Shell, Vivo, hingga BP-AKR juga tidak diperbolehkan melakukan impor solar lagi. “Oh iya dong (swasta tidak boleh impor solar),” ujar Bahlil saat ditanya soal SPBU swasta wajib membeli solar dari Pertamina karena sudah tidak diizinkan melakukan impor.
Baca Juga
Diresmikan Prabowo, RDMP Balikpapan Jadi Infrastruktur Energi Nasional Terintegrasi
Pertamina sendiri disebut Bahlil kini bisa memproduksi semua jenis solar dengan hadirnya RDMP Balikpapan. Menurutnya, ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo untuk mewujudkan swasembada energi.
“Ini yang kita terjemahkan Asta Cita bapak presiden terkait kedaulatan energi dan kemendirian energi. Nanti abis itu baru kita bicara tentang swasembada energi. Setelah lifting kita naik, sudah memenuhi antara produksi dan konsumsi, baru kita bicara tentang kedaulatan swasembada energi,” tegas Bahlil.

