MRT Jakarta Rekayasa Lalin di Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar hingga Agustus 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan manajemen rekayasa lalu lintas seiring pekerjaan proyek MRT Jakarta Fase 2A Paket Kontrak CP 202. Rekayasa lalu lintas (lalin) berlaku mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Agustus 2026 di area Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar.
"PT MRT Jakarta (Perseroda) memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan ini berlangsung. Kami mengharapkan pengertian dan kerja sama dari masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan proyek ini," kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Rendy Primartantyo dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026).
Manajemen rekayasa lalu lintas dilakukan PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Shimizu Adhi Karya Joint Venture (SAJV) selaku kontraktor pelaksana dan telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta serta Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Baca Juga
MRT Jakarta Perpanjang Jam Operasional pada Malam Tahun Baru, Cek Jadwalnya
Di area Stasiun Harmoni, rekayasa lalu lintas tahap 3.2 diberlakukan pada 1 Januari 2026 hingga 30 April 2026. Pada periode ini dilakukan pekerjaan penggalian, pekerjaan stasiun, kanal underpass, dan entrance.
"Arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk akan bergeser sedikit ke sisi jalan dari Gedung BPKP hingga Gedung Sandjaja, dengan lajur kendaraan ke arah Monas tetap dipertahankan sebanyak tiga lajur," terang Rendy.
Sementara itu, di area Stasiun Sawah Besar, rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Agustus 2026. "Pengaturan lalu lintas, meliputi pengalihan arus di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Gajah Mada sesuai tahapan pekerjaan penggalian, pekerjaan stasiun, kanal underpass, dan secantborepile," tambah Rendy.
Adapun di area Stasiun Mangga Besar, rekayasa lalu lintas dilakukan pada 1 Januari 2026 hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, kata Rendy, satu lajur Jalan Hayam Wuruk arah Monas dialihkan ke sisi kanal dan selanjutnya ke sisi bangunan sesuai tahapan pekerjaan konstruksi.
Baca Juga
MRT Jakarta Layani 326.372 Pelanggan Selama Pergantian Tahun
Rendy menambahkan, perseroan terus berupaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama proses konstruksi.
“Kami memastikan keselamatan pengguna jalan dengan memasang rambu lalu lintas, marka jalan, dan lampu penerangan jalan umum. Kami juga mengimbau pengguna jalan dan angkutan umum untuk mengikuti petunjuk petugas di lapangan,” pungkas dia.

