Per 18 Desember, BP Tapera Salurkan FLPP Rp 32,28 Triliun untuk 259.841 Rumah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Kredit Pemilikan Rumah (FLPP KPR) Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencapai 259.841 unit rumah senilai Rp 32,28 triliun per 18 Desember 2025.
“Per 18 Desember 2025 penyaluran dana FLPP mencapai 259.841 unit rumah senilai Rp 32,28 triliun yang disalurkan melalui 39 bank penyalur, dari 22 asosiasi perumahan yang dibangun oleh 7.977 pengembang yang terdiri dari 12.931 perumahan tersebar di 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota,” kata Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).
Baca Juga
BP Tapera: Daya Beli Melemah, Serapan FLPP 2025 Belum Sesuai Target
Terkait profil penerima, Heru menyampaikan, mayoritas MBR yang mengakses FLPP berasal dari sektor swasta. “Penerima FLPP masih didominasi pekerja swasta sebanyak 191.875 orang dan wiraswasta sebesar 36.400 orang,” ujarnya.
Sementara itu, kata Heru, penerima dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) tercatat sebanyak 19.004 orang, anggota tentara nasional indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebanyak 5.092 orang, serta penerima dari profesi lainnya mencapai 7.470 orang.
BP Tapera sebelumnya mencatat realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) alias rumah subsidi telah mencapai 251.300 unit hingga Jumat (12/12/2025).
Heru turut menyampaikan, BP Tapera terus melakukan langkah percepatan untuk mengejar target penyaluran 350.000 rumah subsidi pada 2025. Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkoordinasi secara intensif dengan perbankan dan pengembang perumahan. “Terus kita setiap hari one on one dengan perbankan, dengan teman-teman pengembang,” tandas Heru.
Baca Juga
BP Tapera: Realisasi KPR FLPP Capai 251.300 Unit per 12 Desember
Selain itu, BP Tapera juga menggelar pertemuan daring dengan pengembang dari berbagai daerah pada Sabtu (13/12/2025). “Kemarin kita zoom meeting dengan semua pengembang, ada berapa ratus pengembang seluruh Indonesia kita kumpulin,” imbuhnya.
Dalam pertemuan tersebut, BP Tapera meminta pengembang untuk mempercepat penyelesaian pembangunan rumah subsidi, khususnya yang telah mendapatkan pengusulan kredit dari perbankan.

