Pemerintah Gandeng Buddha Tzu Chi Bangun 2.603 Huntap Korban Bencana Sumatra Tanpa APBN
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi, Sugianto Kusuma (Aguan) menyiapkan pembangunan 2.603 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media nasional yang dirangkaikan dengan rapat daring di Jakarta, Selasa (16/12/2025) malam.
Rapat daring tersebut dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Daerah Aceh, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution, Wakil Gubernur Sumatra Barat, Direksi PT Perkebunan Nusantara (Persero), hingga para bupati daerah terdampak.
Baca Juga
Lapor Presiden, Bahlil Sebut Pemulihan Listrik Aceh Capai 60 MW dari Kapasitas 110 MW
Maruarar mengatakan, percepatan pembangunan huntap merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. “Dalam situasi bencana seperti ini, negara tidak boleh lambat. Arahan presiden jelas, negara harus hadir, bertindak cepat, dan memastikan rakyat kembali memiliki hunian yang layak,” tegas Ara, sapaan akrab Maruarar, di kantornya, Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025) malam.
Ia menjelaskan, pembangunan 2.603 unit huntap tersebut seluruhnya bersumber dari dana corporate social responsibility (CSR) dan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Total ada 2.603 unit hunian tetap yang dibangun tanpa APBN. Sebanyak 2.500 unit didukung Yayasan Buddha Tzu Chi dan 103 unit merupakan inisiatif pribadi saya,” ungkap Ara.
Adapun alokasi pembangunan huntap direncanakan tersebar di tiga provinsi, yakni Provinsi Aceh sebanyak 1.000 unit, Provinsi Sumatra Utara 1.003 unit, dan Provinsi Sumatra Barat 600 unit.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Aguan dan Yayasan Buddha Tzu Chi atas dukungan pembangunan huntap bagi korban bencana. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Aguan dan Yayasan Buddha Tzu Chi atas kepedulian dan dukungan nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra,” ucap Ara.
Ia juga meminta pemerintah daerah di Aceh dan Sumatra Barat untuk segera menyiapkan lahan pembangunan agar proses dapat segera dimulai. “Saya minta pemerintah daerah segera menyiapkan lahan supaya pembangunan huntap tidak terkendala administrasi,” tutur Ara.
Baca Juga
Prabowo Bentuk Satgas Rehabilitasi, Ribuan Huntap Warga Terdampak Bencana Sumatra Segera Dibangun
Untuk tahap awal, kata Ara, pembangunan huntap akan dilakukan di Sumatra Utara karena kesiapan lahan telah tersedia. Lokasi awal, meliputi Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 103 unit, Kota Sibolga 200 unit, dan Kabupaten Tapanuli Tengah 100 unit.
Ara menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking dapat dilakukan pada pekan ini. “Saya ingin minggu ini (21/12/2025) sudah dilakukan groundbreaking agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama,” lugasnya.

