Akses Jalan Solok–Padang Pulih, Pengendara Diminta Tetap Waspada
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Akses jalan lintas Solok–Padang yang sempat tertutup material longsor di kawasan Ripha Pharma, Lubuk Selasih, Kabupaten Solok, Sumatra Barat kini kembali bisa dilalui kendaraan roda empat dan dua. Upaya penanganan di lapangan membuat jalur utama tersebut kembali berfungsi bagi masyarakat.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Solok Arosuka Iptu Rido mengatakan kondisi jalan telah diperbaiki bersama tim lapangan sejak malam sebelumnya. Ia menegaskan arus kendaraan kembali normal setelah proses pembersihan rampung dini hari.
“Akses jalan Padang-Solok sampai pagi ini masih lancar dilalui pengendara roda empat maupun roda dua, baik dari jalur Solok ke Padang, begitu pula sebaliknya,” ujar dia Jumat (28/11/2025) dilansir Antara.
Baca Juga
Jaringan Terdampak Banjir, TelkomGroup (TLKM) Siapkan 'Backup' dan Kebut Pemulihan
Ia menambahkan, meskipun lalu lintas kembali dibuka, pengendara tetap diminta berhati-hati saat melewati titik rawan longsor dan lokasi yang rentan terhadap pohon tumbang. Peringatan ini menyasar seluruh pengguna jalan yang melintas di jalur pegunungan tersebut.
Satlantas juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi ekstra selama berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem. Hujan lebat dan angin kencang dinilai dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas akibat jalan yang licin dan jarak pandang terbatas. Imbauan ini diberikan untuk menekan risiko insiden di area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Dalam pengamatannya, Satlantas menyebut sejumlah langkah penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan, termasuk memeriksa kondisi fisik kendaraan dan memastikan ban serta lampu berfungsi optimal. Pengendara juga disarankan mengurangi kecepatan, menghindari rem mendadak, dan selalu mewaspadai genangan air pada beberapa titik jalan.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Percepat Pengiriman Bantuan untuk Korban Banjir Sumatra
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan serupa terkait kondisi cuaca Sumatra Barat. BMKG memproyeksikan hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang berlangsung hingga Sabtu (29/11/2025). Prediksi ini membuat risiko bencana hidrometeorologi meningkat, termasuk potensi banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah provinsi tersebut.
BMKG meminta masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam. Ancaman, seperti banjir dan tanah longsor diperkirakan meningkat terutama pada wilayah yang memiliki struktur tanah labil atau berada di lereng perbukitan. Masyarakat juga diimbau menjauhi area terbuka, pepohonan, serta bangunan atau infrastruktur yang tidak kokoh pada saat terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

