Hunian Tapak Dorong Penjualan, Lippo Karawaci Laporkan Pertumbuhan Real Estat 74%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp 368 miliar, dengan pendapatan mencapai Rp 6,51 triliun dan EBITDA sebesar Rp 997 miliar. LPKR juga menjaga posisi likuiditas Rp 2,2 triliun.
Presiden Direktur Lippo Karawaci Marlo Budiman menyebutkan, hingga kuartal III 2025, segmen real estat mencatat pra penjualan sebesar Rp 4,02 triliun atau 64% dari target tahun penuh. Kinerja ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap hunian tapak terjangkau dan premium, yang menyumbang 70% dari total pra penjualan. Produk-produk tersebut diminati oleh pembeli rumah pertama (first time buyers) maupun end user yang mencari hunian berkualitas dengan nilai investasi tinggi. Dua proyek unggulan, yaitu Park Serpong tahap 4 dan 5, serta Metropolis Marq Estate di Kota Tangerang, menjadi pendorong utama pencapaian ini.
"Secara finansial, pendapatan segmen real estat tumbuh 74% year on year menjadi Rp 5,5 triliun, didukung oleh serah terima unit yang tepat waktu, sementara EBITDA mencapai Rp 843 miliar, hasil dari efisiensi operasional dan eksekusi proyek yang optimal," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (27/11/2025).
Baca Juga
Ekspansi Industri di Jawa Barat Picu Pra Penjualan Properti Lippo Cikarang Tembus Rp 1,2 Triliun
Bisnis gaya hidup (lifestyle) LPKR juga menunjukkan pemulihan yang stabil. Sepanjang periode berjalan, segmen ini membukukan pendapatan sebesar Rp 994 miliar, dengan laba kotor naik 8% menjadi Rp 758 miliar, serta EBITDA meningkat 21% menjadi Rp 335 miliar.
Peningkatan ini didorong oleh kenaikan tingkat okupansi tenant mal, optimalisasi biaya operasional, dan pemulihan bisnis perhotelan. Rata-rata tarif kamar hotel naik 2% menjadi Rp 635 ribu, sementara kunjungan mal stabil di atas 11 juta pengunjung per bulan, mencerminkan kepercayaan konsumen yang terus meningkat terhadap destinasi ritel LPKR.
Baca Juga
Pasar Properti Tetap Tangguh, Lippo Karawaci (LPKR) Raup Pra Penjualan Rp 4,02 Triliun
Di sisi lain, LPKR meraih penghargaan TOP SDGs AWARD 2025 yang mencerminkan pengakuan terhadap upaya LPKR yang telah berhasil menjalankan program social development dalam strategi bisnisnya maupun berkontribusi terhadap pencapaian 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs).
"Kami sangat gembira karena penghargaan ini bukan sekedar seremoni, akan tetapi juga menjadi tolok ukur kredibilitas, kualitas, dan integritas bagi pelaku industri dalam mewujudkan komitmen untuk penyelenggaraan program social development dalam strategi bisnis perusahaan maupun kontribusi terhadap pencapaian 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan," ucap Marlo.

