Data Ketenagakerjaan AS Dongkrak Dolar, Harga Emas Antam (ANTM) Tergelincir
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Jumat (21/11/2025) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,348 juta atau melemah Rp 16.000 dari Kamis (20/11/2025) Rp 2,364 juta per gram setelah investor mencermati laporan pekerjaan Amerika Serikat (AS) September yang menunjukkan penguatan signifikan.
Laporan tersebut mengurangi peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed) pada Desember dan menekan minat investor terhadap aset yang tidak memberikan imbal hasil, seperti emas.
Adapun harga emas Antam tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,487 juta per gram yang dicetak pada Selasa 21 Oktober 2025.
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,209 juta atau naik Rp 16.000 dari sebelumnya Rp 2,225 juta.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas dunia yang turun pada Kamis (20/11/2025). Harga emas spot turun 0,6% menjadi US$ 4.058,29 per ons pada penutupan perdagangan. Harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember berakhir turun 0,6% menjadi US$ 4.060 per ons.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Terjun Bebas di Tengah Dolar yang Perkasa
Penguatan dolar AS terhadap sebagian besar mata uang utama turut membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika, sehingga menekan permintaan.
Laporan yang tertunda akibat penutupan pemerintah menunjukkan penggajian nonpertanian bulan September bertambah 119.000, lebih dari dua kali lipat proyeksi pasar yang memperkirakan kenaikan 50.000. Data tersebut memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja Amerika bergerak melambat tetapi tetap stabil.
Para pelaku pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga pada bulan depan berada di sekitar 40%. Dalam lingkungan kebijakan moneter ketat, emas cenderung berkinerja lebih lemah karena tidak memberikan imbal hasil.
Akibat penutupan pemerintah, Biro Statistik Tenaga Kerja membatalkan rilis laporan Oktober dan menggabungkannya dengan data November. Laporan gabungan tersebut dijadwalkan rilis pada 16 Desember, setelah pertemuan The Fed berikutnya dan menjadi rujukan penting bagi pasar.
Risalah rapat The Fed bulan Oktober yang dirilis pada Rabu (19/11/2025) menunjukkan bahwa pembuat kebijakan menurunkan suku bunga meskipun ada peringatan terkait risiko inflasi dan potensi erosi kepercayaan publik terhadap bank sentral. Ketidakpastian ini terus mempengaruhi sentimen pada pasar logam mulia.
Baca Juga
Emas telah naik 55% sepanjang tahun dan mencapai rekor tertinggi US$ 4.381,22 per ons pada 20 Oktober. Kendati terjadi konsolidasi dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah analis tetap memandang prospek jangka panjang logam tersebut positif.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,224 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,348 juta
- Emas 2 gram: Rp 4,636 juta
- Emas 3 gram: Rp 6,929 juta
- Emas 5 gram: Rp 11,515 juta
- Emas 10 gram: Rp 22,975 juta
- Emas 25 gram: Rp 57,312 juta
- Emas 50 gram: Rp 114,545 juta
- Emas 100 gram: Rp 229,012 juta
- Emas 250 gram: Rp 572,265 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,144,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,288,600 miliar.

