Bagikan

Bunga Tinggi Bikin Pasar Mobil Seret, Pembiayaan Jadi Penentu Pertumbuhan Otomotif

Poin Penting

60-70% mobil dan 85% motor di Indonesia dibeli lewat pembiayaan, sensitif terhadap bunga tinggi.
Pembiayaan mobil bekas tumbuh 11%, lebih tinggi dibanding mobil baru yang hanya 7%.
Strategi pembiayaan krusial untuk pertumbuhan otomotif dan adopsi kendaraan listrik.


JAKARTA, investortrust.id -
Pasar otomotif Indonesia semakin bergantung pada pembiayaan di tengah tekanan suku bunga tinggi dan melemahnya daya beli. Partner dan NextLevel Leader PwC Indonesia Radju Munusamy menegaskan, struktur pasar membuat industri sangat sensitif terhadap perubahan biaya kredit.

“60-70% pembelian mobil di Indonesia itu lewat pembiayaan. Untuk motor bahkan 85%. Jadi kalau bunganya tinggi, pasar langsung melambat,” ujarnya dalam acara Kadin Institute di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Data PwC menunjukkan, portofolio industri multifinance Indonesia kini didominasi otomotif. Dari total penyaluran pembiayaan, 49% berasal dari sektor roda dua dan roda empat, sementara retail financing mencapai 95% khusus otomotif. Produk non-otomotif seperti KPR atau elektronik hanya mengambil porsi 5%.
 
 Partner dan NextLevel Leader PwC Indonesia Radju Munusamy. Foto: Investortrust.id/Saliki Dwi Saputra  

Radju menyebut tekanan bunga turut mengalihkan preferensi ke pasar mobil bekas. Pertumbuhan pembiayaan mobil bekas tercatat 11%, jauh menyalip mobil baru yang hanya 7%.
 

“Kami melihat pergeseran yang sangat jelas ke segmen mobil bekas, karena konsumen mencari cicilan yang lebih terjangkau,” katanya.

Di sisi lain, ia menyebut bahwa struktur industrinya juga berubah. Tiga klaster pemain kini di dominasi oleh grup bank, pembiayaan milik dealer, dan independent player seperti BFI Finance.

Radju menilai kondisi ini membuat strategi pembiayaan akan menentukan arah pertumbuhan industri otomotif, termasuk adopsi kendaraan listrik (EV). “Kalau pembiayaannya tidak siap, adopsi EV juga tidak akan berjalan,” tutupnya.
 
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024