Menkeu Purbaya Minta Media Lebih Aktif Kritik Pemerintah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta industri media untuk lebih aktif mengkritisi dan memberi masukan kepada pemerintah guna menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan dalam ajang Run for Good Journalism 2025 di Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta Selatan, Minggu (16/11/2025).
Purbaya menyoroti tren penurunan bisnis media dalam beberapa tahun terakhir dan mengaitkan dengan minimnya kritik dari jurnalis terhadap kebijakan pemerintah. Menurut dia, peran pers penting dalam mengawal arah perekonomian agar tidak kembali mengalami pelemahan.
“Mereka (pemimpin redaksi) mengeluh bisnis jurnalisme/media lagi turun. Saya bilang, ya itu karena kemarin-kemarin tidak cukup banyak protes sehingga ekonomi jatuh, Anda diam saja. Ke depan mesti kritik, kasih masukan biar kita enggak jatuh lagi ekonominya. Jadi, ekonomi melambat, jurnalis juga berdosa,” tegas Purbaya.
Dikatakan Purbaya, kritik konstruktif dan masukan dari jurnalis dapat menjadi bagian dari upaya kolektif mencegah pelemahan ekonomi di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Purbaya juga membidik pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 berada di kisaran 6%. Ia menilai proyeksi tersebut dengan mempertimbangkan tren perbaikan ekonomi menuju akhir 2025. “Tahun depan saya perkirakan akan tumbuh lebih cepat lagi, mungkin di kisaran 6%,” ungkap Purbaya.
Ia menyebut percepatan ekonomi mulai terlihat pada kuartal IV 2025. Untuk periode tersebut, Purbaya memperkirakan pertumbuhan ekonomi dapat mencapai rentang 5,5% hingga 5,7%.
“Menurut saya melesat lebih lagi. Saya kira-kira (kuartal) keempat, ekonomi bisa tumbuh di atas 5,5%, mungkin 5,6 — 5,7%,” pungkasnya.

