Kilang Indonesia Bikin Bangga, PertaminaSAF Diakui di Singapura
Poin Penting
|
SINGAPURA, Investortrust.id – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) kembali menorehkan prestasi di ajang internasional Asian Downstream Summit (ADS) Awards 2025 yang digelar di Sands Expo and Convention Centre, Singapura. Dalam ajang bergengsi tersebut, KPI berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Leader of the Year dan Sustainable Technology of the Year.
Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menyampaikan, penghargaan Leader of the Year diberikan kepada Direktur Utama KPI Taufik Aditiyawarman, sebagai bentuk pengakuan internasional atas visi dan kepemimpinannya dalam mengarahkan KPI menuju transformasi energi hijau. “Ini adalah salah satu bentuk pengakuan internasional atas visi dan kepemimpinan beliau,” ujar Milla, Jumat (7/11/2025).
Baca Juga
Bangun dari Tidur 14 Tahun, Sumur EZB Pertamina Kembali "Hidup"
Dalam kategori tersebut, Taufik berhasil mengungguli sejumlah tokoh energi terkemuka di Asia, termasuk Mayank Vishnoi dari perusahaan energi asal Singapura, ChemOne Group, dan Kapil Sahni dari Nghi Son Refinery and Petrochemicals LLC, Vietnam.
Milla menjelaskan, KPI saat ini mengusung strategi pertumbuhan ganda (dual growth), memaksimalkan bisnis eksisting melalui peningkatan kapasitas kilang, sekaligus mengembangkan bisnis rendah karbon dengan berinovasi menghasilkan produk berbasis energi bersih. “Di bawah kepemimpinan Bapak Taufik Aditiyawarman, KPI mencatatkan berbagai pencapaian besar, salah satunya adalah produksi bahan bakar pesawat masa depan PertaminaSAF,” ungkap Milla.
KPI sebelumnya telah melakukan uji coba dan produksi bioavtur dengan bahan baku Refined, Bleached, and Deodorized Palm Kernel Oil (RBDPKO) sebesar 2,4% di Kilang Hijau Cilacap pada 2020. Tahun ini, KPI melakukan lompatan besar dengan memproduksi Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF) menggunakan minyak jelantah 2,5% di unit yang sama. “Inisiatif ini bukan hanya pencapaian teknis, tetapi juga manuver strategis yang memperkuat peran KPI sebagai pemimpin visioner di sektor energi,” kata Milla.
Selain kategori kepemimpinan, KPI juga berhasil meraih posisi runner up pada penghargaan Sustainable Technology of the Year, mengungguli sejumlah perusahaan energi besar di kawasan. “Dalam ADS 2025, KPI dinilai sebagai perusahaan energi terdepan di Asia dalam inovasi PertaminaSAF. Capaian ini menginspirasi pelaku industri minyak dan gas untuk mengembangkan teknologi berkelanjutan,” ujar Milla.
PertaminaSAF diproduksi di Kilang Cilacap dengan teknologi co-processing menggunakan Katalis Merah Putih buatan anak bangsa. Produk ini telah memenuhi standar internasional ASTMD1655 dan DefStan 91-091, serta resmi digunakan dalam penerbangan komersial perdana maskapai Pelita Air rute Jakarta–Denpasar pada 20 Agustus 2025.
Baca Juga
Pertamina Dukung Lahirnya Pembalap Muda Lewat Mandalika Racing Series 2025
Menurut Milla, keberhasilan KPI di ADS Awards 2025 memperkuat posisi Pertamina dan Indonesia di panggung energi global. KPI dinilai berhasil menunjukkan bahwa kilang nasional mampu bersaing di tingkat internasional melalui inovasi dan keberlanjutan. “Dengan visi menjadi perusahaan kilang dan petrokimia kelas dunia, KPI terus berinovasi dan beradaptasi terhadap dinamika pasar global. KPI kini menjadi salah satu pilar utama dalam ekosistem energi Asia,” tutup Milla.
ADS Awards 2025 diselenggarakan bersamaan dengan Asian Refining Technology Conference (ARTC) dan Ammonia and Carbon Capture Asia (ACCA). Acara ini mempertemukan lebih dari 1.000 pemimpin industri, inovator teknologi, dan pembuat kebijakan dari sektor kilang, petrokimia, dan kimia.

