Pacu Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Resmikan Dua SPKLU Center Pertama di Jakarta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT PLN (Persero) meresmikan dua stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) center pertama di Jakarta. Langkah strategis ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi lewat dekarbonisasi transportasi dalam negeri.
SPKLU center merupakan pusat pengisian daya kendaraan listrik berskala besar dengan minimal 10 konektor charger. Infrastruktur ini dibangun di lokasi strategis dan dilengkapi fasilitas serta pengelolaan terpadu untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menegaskan bahwa pembangunan SPKLU center ini merupakan bagian strategi PLN untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai di seluruh Indonesia.
Baca Juga
Pemudik Gunakan EV Meningkat 500%, 1.000 SPKLU Disiapkan di Trans Jawa-Sumatera
“Sebagai insan PLN, kami akan terus mendukung upaya pemerintah dalam mencapai kemandirian energi nasional. Salah satu langkah strategisnya adalah memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik di berbagai wilayah,” jelas Adi, dikutip Rabu (5/11/2025).
Adi menyebut, hingga saat ini terdapat sekitar 98.000 kendaraan listrik roda empat di Indonesia dan jumlahnya diproyeksikan meningkat menjadi 130.000 unit pada akhir 2026. Sementara itu, kendaraan listrik roda dua telah mencapai sekitar 250.000 unit dan ditargetkan meningkat menjadi 2 juta unit pada 2030.
“Peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik memberi tiga keuntungan besar bagi masyarakat, yakni biaya operasional lebih hemat, pajak lebih ringan, serta berkontribusi signifikan dalam menekan emisi karbon,” ujar Adi.
Dua SPKLU center yang baru saja diresmikan ini berlokasi di rest area km 10,6 Tol Jagorawi di Cibubur, Jakarta Timur dan kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, di Kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
SPKLU center di Jagorawi dibangun melalui kemitraan antara PLN dan PT High Volt Technologi (HVT) yang terdiri dari 7 unit charger dengan total 13 konektor bertipe fast charging dan ultra-fast charging berkapasitas 1x22 kilowatt (kW), 2x60 kW, 2x120 kW, dan 2x200 kW. Fasilitas ini beroperasi 24 jam dengan area istirahat yang nyaman bagi pengemudi kendaraan listrik serta dilengkapi berbagai layanan penunjang.
Baca Juga
Bahlil: SPKLU Siap Layani Pengguna Mobil Listrik Naik 6 Kali Lipat pada Lebaran 2025
Adapun SPKLU center di kantor PLN UID Jakarta Raya, Gambir, dilengkapi 6 unit charger dengan 14 konektor bertipe fast charging berkapasitas 2x22 kW dan 2x43 kW dan ultra-fast charging berkapasitas 2x50 kW, 2x60 kW, 1x62,5 kW, 1x87,5 kW, dan 4x200 kW. Dengan spesifikasi ini, pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya secara cepat dan efisien.
Hingga kini, PLN telah mengoperasikan 4.401 unit SPKLU di seluruh Indonesia, di mana sekitar 3.000 unit di antaranya dibangun melalui kemitraan dengan pihak swasta. “SPKLU center yang diresmikan hari ini menjadi simbol kolaborasi nyata antara PLN dan mitra strategis. Ke depan, kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang terlibat dalam pengembangan SPKLU, sehingga setiap stasiun BBM juga dapat memiliki fasilitas pengisian daya listrik,” ujarnya.

