Stop Thrifting, Prabowo Minta Pedagang Pakaian Bekas Jual Produk UMKM
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menugaskan Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman untuk memberdayakan pedagang baju bekas atau thrifting. Hal ini menyusul kebijakan pemerintah menyetop aktivitas impor pakaian bekas.
Demikian disampaikan Maman seusai menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/205).
Baca Juga
Akan Keluarkan Aturan soal Pakaian Bekas, Purbaya: Pelaku Thrifting yang Nolak Saya Tangkap
Maman mengaku ditugaskan Prabowo untuk membantu pedagang thrifting beralih menjual produk hasil UMKM. Hal ini mengingat para pedagang baju bekas paling berdampak atas kebijakan larangan impor barang bekas.
"Ditugaskan kepada kami, Kementerian UMKM untuk segera menindaklanjuti substitusi produk-produk barang yang akan menggantikan para pengusaha-pengusaha di beberapa daerah-daerah thrifting ini untuk dia juga bisa berjualan produk-produk lokal domestik kita," kata Maman.
Maman mengatakan, hal itu merupakan solusi pemerintah agar para pedagang pakaian bekas dapat terus melanjutkan usaha dengan menjual produk buatan UMKM.
"Jadi contoh kayak misalnya teman-teman yang ada di Senen, di Pasar Senen, ya nanti kita dorong, mereka tetap bisa berjualan, tetapi yang dijual adalah produk-produk dalam negeri kita," kata Maman.
Baca Juga
Maman menegaskan kualitas baju buatan lokal saat ini sudah bagus. Ia mencontohkan pakaian yang diproduksi distro di Bandung, Jawa Barat. Maman juga membantah harga thrifting lebih murah dibanding produk lokal. Maman justru menyebut banyak barang thrifting yang dibanderol mahal.
"Artinya, ada juga barang-barang bekas itu yang harganya mahal sekali karena kan itu kan enggak ada aturan gitu, bebas saja kan, penentuan harganya kan tergantung dagang," kata Maman.
Dengan kebijakan ini, Maman mengatakan produk lokal dalam negeri dan UMKM dapat berjalan seiring dengan penindakan terhadap impor baju bekas. Maman meyakini, UMKM dapat bersaing sepanjang diberi ruang.

