SPBU Pertamina Rutin Diaudit Lembaga Independen Auditor Internasional Biar BBM Tetap Aman
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan energi berkualitas, aman, dan terpercaya bagi masyarakat. Salah satu langkah strategisnya adalah melaksanakan audit menyeluruh terhadap seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), baik yang dikelola langsung maupun oleh mitra swasta di seluruh Indonesia.
Audit ini telah menjadi agenda rutin sejak 2007 dan dijalankan untuk menjaga konsistensi standar pelayanan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina kepada masyarakat.
Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, proses audit dilakukan lembaga independen internasional yang memiliki reputasi global, antara lain Bureau Veritas, TUV Rheinland, dan Intertek Group Plc.
Baca Juga
Pertamina Tepis Beragam Hoaks, dari Isu Pembatasan Pengisian BBM hingga Penggerudukan SPBU
"Masing-masing lembaga menilai kesesuaian operasional SPBU Pertamina Patra Niaga dengan standar internasional, mencakup aspek teknis, administratif, keselamatan kerja, dan pelayanan pelanggan," kata dia dalam keterangannya, Kamis (20/10/2025).
Tim auditor meninjau kelengkapan dokumen operasional, seperti checklist harian, pencatatan stok, kualitas BBM, serta dokumen pengiriman dua periode terakhir. Audit juga mencakup peninjauan sistem keamanan, termasuk rekaman CCTV 1 bulan terakhir, panel listrik, tombol darurat (emergency stop button), serta kesiapan genset cadangan di setiap lokasi.
Standar Global dan Fokus pada Keselamatan
Selain pemeriksaan administratif, tim auditor menilai tampilan fisik SPBU. Pemeriksaan ini, meliputi kebersihan area, kerapian plang, totem SPBU, hingga kondisi area bongkar BBM yang wajib selalu kering dan aman. Aspek keselamatan menjadi prioritas melalui pemeriksaan alat pemadam api ringan (APAR), rambu keselamatan, oil catcher untuk penampung limbah minyak, dan oil spill kit di setiap pulau pompa.
Untuk menjamin kualitas dan ketepatan takaran BBM, pengujian dilakukan menggunakan standar American Standard Tables for Measurement (ASTM). Auditor juga memastikan keabsahan segel metrologi pada dispenser dan menegaskan bahwa tidak ada modifikasi non-standar.
Baca Juga
Pertamina Sanksi SPBU Jayapura Seusai Video TikTok Viral soal Pengisian Pertalite Tak Wajar
Roberth menegaskan, audit lapangan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan menjaga mutu dan kredibilitas layanan energi nasional. “SPBU adalah wajah Pertamina Patra Niaga di mata publik. Melalui audit bersama lembaga independen, kami memastikan setiap titik layanan beroperasi dengan prinsip integritas, akurasi, dan keselamatan tinggi. Kami ingin SPBU Pertamina menjadi tempat yang memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujar Roberth.
Lebih lanjut, Roberth menjelaskan bahwa audit ini adalah bagian dari program evaluasi berkala di seluruh jaringan SPBU Pertamina Patra Niaga. Hasil asesmen akan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan agar setiap titik layanan memberikan energi yang tepat, aman, dan terpercaya bagi masyarakat. “Kami tidak hanya menjaga standar, tetapi juga terus meningkatkannya agar pelanggan semakin percaya dan nyaman menggunakan layanan Pertamina,” tutup Roberth.

