Penopang Sumatra, Pertamina EP Zona 4 Catat Produksi LPG Naik Jadi 16.547 MT
Poin Penting
|
PRABUMULIH, investortrust.id - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 melalui Prabumulih Field mencatat lonjakan produksi LPG sepanjang Januari–September 2025. Total produksi tercatat mencapai 16.547,43 metrik ton (MT), naik tajam 54,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 10.693,20 MT.
Tak hanya itu, rata-rata produksi harian juga meningkat signifikan dari 39,60 MT per hari menjadi 61,29 MT per hari. Capaian ini menegaskan posisi PEP Zona 4 sebagai salah satu penopang utama pasokan LPG domestik, khususnya untuk wilayah Sumatra.
Baca Juga
Sumur Tua 'Enggak' Cukup! Pertamina Bidik Blok Migas Baru yang Dilelang ESDM
Kenaikan produksi yang impresif ini tak lepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan, mulai perbaikan sistem operasi hingga optimalisasi sumur-sumur gas yang ada. PEP Zona 4 juga menjalankan sejumlah proyek pengembangan yang membuat pasokan gas semakin lancar dan efisien, termasuk memaksimalkan potensi dari sumur-sumur lama.
“Sejak awal tahun ini kami melakukan sejumlah langkah penting yang langsung berdampak pada peningkatan produksi, salah satunya pengaturan tekanan di fasilitas utama. Dari sana saja kami mendapat tambahan produksi sekitar 20 ton LPG,” ujar Operation & Production Superintendent PT Titis Sampurna, Bambang Sri Hardono, saat kunjungan di site LPG Plant Limau Timur, Prabumulih, Selasa (7/10/2025).
Ia menambahkan, sejumlah proyek lanjutan juga tengah disiapkan, termasuk pengembangan di beberapa titik baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2026. Upaya ini diperkirakan akan meningkatkan kapasitas produksi hingga 86 ton per hari, naik dari posisi saat ini sekitar 60 ton per hari.
Baca Juga
Dirut Pertamina: Merger 3 Anak Usaha Rampung Sebelum Desember dan Bersiap 'Spin-Off' Pelita Air
Tak hanya itu, Bambang menegaskan bahwa seluruh langkah peningkatan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, mutu hasil produksi, serta efisiensi operasional. “Yang utama bagi kami adalah memastikan pasokan LPG tetap stabil, berkualitas, dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, PEP Zona 4 bisa dibilang mampu menjadi penopang ketahanan energi nasional sekaligus tulang punggung pasokan LPG di Sumatra.

