XLSmart (EXCL) Mulai Terapkan Teknologi Face Recognition untuk Registrasi Kartu SIM
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – XLSmart (EXCL) mulai mengimplementasikan teknologi pengenalan wajah atau face recognition dalam proses registrasi kartu SIM. Langkah ini merupakan upaya memperkuat keamanan data pelanggan dan mendukung percepatan transformasi digital nasional.
Melalui sistem biometrik yang terhubung langsung dengan database kependudukan nasional, proses verifikasi identitas dilakukan secara otomatis untuk memastikan keakuratan data pelanggan.
“Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan XLSMART terhadap program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, sekaligus meningkatkan keamanan data pelanggan,” ujar Direktur and Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys dalam keterangan resmi, Rabu (1/10/2025).
Baca Juga
Registrasl Kartu SIM Bakal Pakai Face Recognition, Ini Tujuannya
Merza menambahkan, saat ini layanan registrasi biometrik masih bersifat opsional bagi pelanggan. Namun, XLSmart berharap regulasi resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) dapat segera terbit agar implementasinya lebih terarah dan konsisten.
“XLSMART berharap regulasi resmi terkait registrasi biometrik dari Kementerian Komunikasi dan Digital dapat segera dirilis, sehingga implementasi ini dapat berjalan lebih terarah, konsisten, dan memberikan kepastian bagi seluruh pelaku industri,” ujarnya.
Di sisi lain, teknologi biometrik ini juga memperkuat standar Know Your Customer (KYC) di industri telekomunikasi, mempercepat proses registrasi, meningkatkan akurasi, serta meminimalkan risiko penipuan identitas dan penyalahgunaan data.
Sebelumnya, Kemenkomdigi menargetkan penerapan teknologi biometrik dalam registrasi kartu SIM, termasuk eSIM, dapat dimulai secara bertahap tahun ini.
“Tujuannya supaya yang terdaftar di nomor seluler itu, nama dan pemiliknya benar. Tidak lagi dari NIK atau kartu keluarga yang dicolong,” jelas Dirjen Ekosistem Digital Kemenkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah saat ditemui beberapa hari lalu.
Baca Juga
Kemenkomdigi Bakal Wajibkan Registrasi Biometrik Nomor HP Mulai Tahun Depan
Edwin menegaskan, verifikasi biometrik tidak hanya akan berlaku untuk eSIM, tetapi juga seluruh nomor seluler baru. Masyarakat tetap dapat memiliki lebih dari satu nomor telepon, termasuk untuk perangkat IoT, selama setiap registrasi diverifikasi menggunakan biometrik.
“Seseorang tetap bisa punya beberapa nomor, tapi semuanya tetap terverifikasi miliknya,” tegasnya.
Langkah ini juga diharapkan dapat menutup celah penyalahgunaan identitas dalam berbagai praktik penipuan digital. Pemerintah dan pelaku industri telekomunikasi juga berupaya menjaga keamanan ruang digital yang bertanggung jawab di tengah pesatnya pertumbuhan pengguna layanan komunikasi.

