Semua Proyek Infrastruktur Bali Disetujui, Normalisasi Waduk Muara Nusa Dua Dikebut
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Gubernur Bali I Wayan Koster bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk membahas usulan pembangunan infrastruktur strategis di Bali. Pertemuan berlangsung di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Senin (22/9/2025).
Koster menyampaikan seluruh usulan infrastruktur telah mendapat persetujuan tertulis dari menteri PU dan akan mulai dilaksanakan pada 2026.
“Untuk infrastruktur, beliau sudah menyetujui semua yang diusulkan secara tertulis kepada bapak menteri, dan akan dilaksanakan mulai 2026,” kata Koster dalam video keterangan resmi yang diterima di Jakarta, dikutip Selasa (23/9/2025).
Pada kesempatan yang sama, Menteri Dody menegaskan pentingnya ketersediaan infrastruktur layak di Bali, mengingat posisi Bali sebagai destinasi utama Indonesia di mata dunia. “Jadi kalau Bali rusak, Bali jelek, Indonesia juga menjadi rusak (di mata wisatawan),” lugas dia.
Normalisasi waduk Muara Nusa Dua
Kementerian PU turut mendorong percepatan normalisasi Waduk Muara Nusa Dua di Sungai Badung, Bali. Waduk tersebut menjadi salah satu faktor penyebab banjir yang melanda Bali pada 10 September 2025, selain curah hujan tinggi dan air pasang.
Tingginya sedimentasi di waduk mengakibatkan kenaikan muka air sungai serta penumpukan sampah dalam jumlah besar. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait lokasi pembuangan sedimen. Proses pengerukan diperkirakan berlangsung sekitar 1 tahun dengan volume sedimen mencapai ratusan ribu meter kubik.
“Waduk ini ketinggian airnya juga sudah sangat tinggi yang menunjukkan sedimentasinya sudah sangat tinggi, jadi harus segera dikeruk,” ujar Dody saat meninjau Waduk Muara Nusa Dua beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Kementerian PU Pastikan 14 Infrastruktur Jalan yang Terdampak Banjir Bali Sudah Normal Kembali
Pemulihan infrastruktur jalan
Kementerian PU juga melaporkan sebanyak 14 dari 15 infrastruktur jalan terdampak banjir di Bali telah kembali berfungsi normal. Satu lokasi yang masih dalam proses perbaikan adalah Jembatan TLB Muntur di Gianyar, yang ditargetkan selesai dalam dua pekan.
Adapun ruas jalan yang terdampak banjir, antara lain Underpass Simpang Dewa Ruci, Jalan Kargo Km 4+800 dan Km 5+100, Jalan Mengwitani-Batas Kota Denpasar Km 11+550, Jalan A. Yani (Tabanan) Km 16+825, hingga Jalan Mengwitani-Batas Kota Tabanan Km 15+300.
Dalam penanganan banjir, Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali bekerja sama dengan TNI/Polri dengan mengoperasikan delapan unit pompa eksisting dan dua unit pompa mobile.

