Di Forum Eropa, CEO Pertamina NRE Sebut Transisi Energi Tak Bisa Sendirian
Poin Penting
|
BERLIN, Investortrust.id – CEO Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) John Anis menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk mempercepat transisi energi global. Pesan ini disampaikan dalam sesi panel Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) di Berlin, Jerman, pekan lalu di hadapan para pelaku bisnis dan investor Eropa.
Pertamina NRE sebagai subholding PT Pertamina (Persero) yang memiliki mandat strategis memimpin transformasi energi baru dan terbarukan di Indonesia. Misi tersebut se
Baca Juga
Investasi Pertamina NRE Buktikan Hasil, Laba CREC Meroket 38%
“Transisi energi bukanlah lomba yang bisa dimenangkan sendirian. Dibutuhkan kerja sama lintas negara, lintas sektor, dan lintas teknologi,” kata John Anis dalam keterangannya, Selasa (9/9/2025).
Ia menilai kemitraan dengan investor dan pelaku industri teknologi Eropa membuka peluang besar, tidak hanya dari sisi pendanaan, tetapi juga dalam transfer pengetahuan dan inovasi.
John menguraikan tiga aspek yang akan menjadi kunci penguatan kerja sama Indonesia–Eropa. Pertama, investasi dan inovasi bersama, mencakup pendanaan konsesional dan transfer teknologi untuk mengembangkan energi terbarukan seperti hidrogen hijau, e-fuels, dan teknologi baterai.
Kedua, pembelian jangka panjang dan jejaring pasar. Menurutnya, kontrak jangka panjang memberi kepastian pasar bagi komoditas hijau seperti hidrogen dan amonia serta membuka akses produk Indonesia ke pasar Eropa.
Ketiga, pembangunan kapasitas bersama. John menekankan perlunya kolaborasi dalam berbagi keterampilan, manufaktur, serta riset dan pengembangan agar Indonesia bisa menjadi pusat inovasi berkelanjutan di kawasan.
Baca Juga
Gandeng HyET Group dari Belanda, Pertamina NRE Akselerasi Teknologi EBT
Selain itu, ia menegaskan perlunya menjaga keseimbangan antara ketahanan energi dan percepatan transisi menuju energi rendah karbon. Pertamina NRE menerapkan strategi ganda dengan tetap mengoptimalkan bisnis energi konvensional sembari mempercepat pengembangan surya, bioenergi, hidrogen, dan bahan bakar berkelanjutan.
“Pertamina NRE sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan mitra Eropa maupun internasional dalam upaya mencapai target net zero emission tahun 2060. Karena ini semua tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, mari kita bangun masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan bersama,” ujar John Anis.
Komitmen Pertamina pada transisi energi
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan, Pertamina terus mengoptimalkan pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung transisi energi nasional.
“Kami mengoptimalisasi energi baru dan terbarukan sebagai energi masa depan, yang akan berdampak pada penurunan emisi karbon, sekaligus menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” kata Fadjar.

