Raih Penghargaan Investortrust BUMN Awards 2025, PHE Komitmen Jaga Ketahanan Energi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) meraih penghargaan dalam acara Investortrust BUMN Awards 2025 kategori Excellence Performance Awards. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas capaian produksi hulu dan eksplorasi energi yang dilakukan PHE.
Sepanjang 2024, PHE memproduksi 556.000 barel minyak per hari (BOPD) dan mengebor 814 sumur pengembangan. Angka ini menjadikannya sebagai eksplorasi terbesar di Indonesia dalam 1 dekade terakhir. Capaian ini memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pertamina Hulu Energi. Tentu dengan penghargaan ini memberikan motivasi dan upaya kami untuk terus memberikan komitmen dalam menjaga ketahanan energi,” kata Senior Manager External Communication & Stakeholder Relations PT Pertamina Hulu Energi Fitri Erika dalam acara Investortrust BUMN Awards 2025 di Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga
PHE ONWJ Lanjutkan Proyek Penggantian dan Peremajaan Jalur Pipa Penyalur Bawah Laut
Erika menekankan, komitmen ini selaras dengan visi dari Pertamina Hulu Energi, yakni memberikan dan mengedepankan ketahanan energi, ketersediaan energi, dan keberlanjutan energi.
Saat ini Pertamina Hulu Energi memiliki wilayah kerja di domestik, baik di empat regional dan terdapat satu regional di luar negeri dengan tiga zona, yaitu Aljazair, Malaysia, dan Irak.
Sebelum ini, Direktur Perencana Strategi Portofolio dan Komersial PHE Edi Karyanto menyebutkan, dari target produksi minyak nasional sebesar 605.000 BOPD di tahun 2025, kontribusi PHE saat ini sebesar 400.000 BOPD, baik dari operasi langsung maupun kemitraan.
Untuk mencapai target 419.000 BOPD tahun ini, PHE menghadapi tantangan besar karena harus menahan laju penurunan produksi sekaligus meningkatkan output sebesar 19.000 BOPD secara bertahap sejak Januari hingga Desember 2025.
Baca Juga
PHE Raup Rp 19,4 Triliun dari 4 Bank Global untuk Jaga Likuiditas dan Pacu Bisnis Hulu Migas
Maka dari itu, PHE melakukan berbagai upaya teknis untuk menahan laju penurunan produksi (decline), terutama dari lapangan-lapangan utama yang mendominasi portofolio perusahaan, yakni dengan mempercepat pengeboran sumur baru dan mengoptimalkan reaktivasi sumur.
“Kalau kita tidak melakukan upaya berarti, maka seperlima dari produksi saat ini akan hilang karena kondisi reservoir yang menurun,” kata Edi dalam acara Energi dan Mineral Festival 2025 di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

