Gandeng Kemenparekraf, Canva Perluas Akses Digital Kreator dari Aceh Hingga Papua
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Platform desain global Canva, menegaskan komitmennya mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan memperluas akses digital bagi kreator lokal di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, termasuk di daerah yang menghadapi keterbatasan infrastruktur digital.
Hal ini diwujudkan melalui kemitraan strategis bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).
SEA Regional Head Canva, Yani Hornilla Donato, menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas. Indonesia adalah pasar terbesar Canva di Asia dan ketiga terbesar secara global.
Baca Juga
"Kami melihat komunitas kreatif yang dinamis dan penuh potensi di luar pusat-pusat kota besar, yang belum sepenuhnya terfasilitasi,” ungkap dia dalam seremonial agenda penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan Kemenekraf di Jakarta, Senin (28/7/2025).
Melalui kerja sama ini, Canva dan Kemenparekraf akan meluncurkan sejumlah inisiatif yang menyasar pelaku ekonomi kreatif di daerah, di antaranya pemberian akses Canva Pro dengan harga khusus untuk pelaku ekonomi kreatif yang tergabung dalam jaringan Kemenparekraf. Kemudian workshop bulanan guna membangun kapasitas digital dan keterampilan desain para kreator lokal.
Selain itu, Yani menyebut, Canva juga menghadirkan template dan konten visual bertema budaya dan ekonomi lokal, yang menampilkan kekayaan daerah dari seluruh pelosok Indonesia.
Menurut Yani, sejak memasuki pasar Indonesia pada 2017, Canva telah menjangkau lebih 5,5 juta pelajar dan 84.000 tenaga pendidik, serta membangun jaringan 180 edukator di seluruh 34 provinsi. Canva juga mencatat kontribusi aktif dari 270 kreator lokal yang secara rutin memproduksi ribuan desain setiap bulan.
Baca Juga
Kemenekraf dan Canva Teken MoU, Dorong Sektor Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan
“Masih banyak pelaku kreatif di daerah yang terkendala akses terhadap alat desain, branding, dan visibilitas. Lewat kolaborasi ini, kami ingin menjembatani kesenjangan digital agar kreator dari Aceh hingga Papua punya peluang sama untuk berkembang dan bersaing di pasar global,” jelasnya.
Kemitraan ini juga mencakup kampanye digital untuk mempromosikan karya komunitas kreatif daerah, serta memperkuat literasi digital sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional. Canva berharap upaya ini dapat memperkuat posisi pelaku kreatif lokal sebagai penggerak ekonomi berbasis inovasi dan budaya.
“Ini bukan sekadar kolaborasi bisnis, tetapi langkah membangun ekosistem kreatif inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia,” pungkas Yani.

