Koperasi Merah Putih Masuk PSN 2026, Budi Arie: Wujud Keberpihakan pada Rakyat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengapresiasi keputusan pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, yang telah menerima usulan pihaknya untuk memasukkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) tahun 2026.
"Kami bersyukur Bappenas menerima usulan agar Koperasi Desa Merah Putih masuk sebagai proyek strategis nasional dan telah masuk rencana kerja pemerintah tahun 2026," katanya saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi VI DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, dimasukkannya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu PSN merupakan keputusan yang strategis dan penting. Ia berujar hal tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu sekaligus penguatan kebijakan anggaran serta dukungan kelembagaan secara nasional.
Budi Arie mengakui, usulan memasukkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak lepas dari Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan amanat Prabowo yang menyebut koperasi sebagai alat perjuangan rakyat.
"Ini bukan program biasa tapi bagian dari strategi besar mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur, melalui ekonomi bersama sesuai dengan mandat pasal 33 juga perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Budi Arie mengatakan saat ini pemerintah tengah menghadapi isu strategis dalam sektor perkoperasian. Ia menguatarakan, saat ini partisipasi penduduk pada koperasi hanya sekitar 10,59% dari seluruh penduduk Indonesia.
Baca Juga
Datangi DPR, Kemenkop Usul Tambahan Pagu Rp 7,34 Triliun untuk Tahun 2026
"Di sisi lain ekonomi desa sangat tertinggal, angka pengangguran dan pekerjaan non formal masih sangat tinggi," lanjutnya.
Adapun Budi Arie menuturkan ditetapkannya Koperasi Desa/Merah Putih untuk masuk sebagai salah satu PSN tahun 2026 tertuang dalam Permen PPN.Bappenas 3/2025 tentang rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026.
"Koperasi Desa Merah Putih ditetapkan sebagai PSN 2026, ini bentuk keberpihakan kepada rakyat," ujarnya.
219 PSN untuk Tahun 2026
Pemerintah menetapkan sebanyak 219 indikasi Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai prioritas pembangunan untuk tahun 2026. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy mengatakan, 219 PSN tersebut tersebar pada sejumlah klaster prioritas pembangunan.
Baca Juga
MBG, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat Masuk Daftar 219 PSN Tahun 2026
Rachmat menjelaskan ada sembilan proyek nasional juga diintegrasikan ke dalam daftar PSN, yakni makan bergizi gratis (MBG), pembangunan Sekolah Rakyat, digitalisasi pendidikan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kartu Kesejahteraan, Kartu Usaha Afirmatif, Pengelolaan Sampah Terpadu, Palapa Ring Integrasi, serta Pembangunan Bantuan Rumah Swadaya.
Menurut Rachmat, klaster konektivitas menjadi yang terbanyak dengan memuat 74 proyek. Kemudian disusul klaster kawasan sebanyak 52 proyek dan klaster bendungan sebanyak 41 proyek. Ia menambahkan, penguatan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 dilakukan melalui pencantuman proyek-proyek strategis lintas sektor tersebut.
"PSN mencakup berbagai klaster dan penjabaran konkret dari RKP tahun 2026 di antaranya klaster Direktif Presiden seperti kluster air, sanitasi, energi, klaster irigasi, klaster konektivitas, klaster kawasan pertanian, klaster perumahan, serta klaster teknologi," ungkapnya saat menyampaikan paparan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).

