Usul Jalur Logistik Khusus, Aptrindo: Efisiensi Naik dan Jalan Umum Aman dari ODOL
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengusulkan kepada pemerintah untuk mengembangkan jalur logistik atau rangkaian rute transportasi dan angkutan untuk mendistribusikan barang demi meningkatkan efisiensi dunia usaha.
Menurut Gemilang, adanya jalur logistik ini juga berhubungan dengan masalah over dimension over loading alias ODOL. Dengan adanya jalur logistik, akan mengurangi keberadaan ODOL di jalan umum yang dapat membahayakan pengendara lalu lintas lainnya.
Baca Juga
Angkut 27,7 Juta Ton, Kereta Barang Siap Perkuat Logistik Nasional Jelang 'Zero' ODOL
"Jadi itu usul kita sekarang, muatan sumbu terberat (MST) dinaikkan dan dibuat jalur logistik,”ucap Gemilang dalam acara Awarding Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Logistic Skill Contest ke-14 di Karawang, Sabtu (23/6/2025).
Ia mengungkapkan, jalur logistik sangat dibutuhkan untuk mendukung jalannya kerja industri, khususnya manufaktur di samping dapat menaikan daya angkut. Apalagi, kini banyak pabrik yang dibangun di wilayah-wilayah perkampungan.
"Ini sekarang kan pabrik ada di kampung-kampung, ya, jalannya pun jalan desa. Bagaimana bisa ng-ODOL kan begitu ya. Maka sekarang ini, mau kita rapikan bagaimana supaya daya angkut naik, lebih efisiensi terhadap daya logistik menurun,”ungkapnya.
Baca Juga
SiCepat Dukung Regulasi Logistik Baru karena Kurir 'Happy' dan UMKM Untung
Hal senada juga diungkapkan pelaku industri. Vice President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menyinggung kekacauan penyaluran logistik ketika pemerintah menghentikan operasional angkutan berat saat menjelang perayaan Idulfitri 2024 selama 27 hari.
"Kita pengalaman kemarin libur 27 hari itu logistik kita kayak apa, Tanjung Priok itu langsung macet total dan kerugiannya luar biasa. Padahal kalau di negara lain logistik itu 24 jam 7 hari dalam seminggu 30 sampai 31 hari dalam sebulan, artinya enggak ada libur,” beber Bob Azam.

