Harga Emas Antam Babak Belur karena Hal Ini, 2 Hari Turun Rp 55.000
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas Antam hari ini, Sabtu (5/4/2025) yang dipantau dari laman Logam Mulia mencapai Rp 1,781 juta atau turun Rp 38.000 dari Jumat (4/4/2025) Rp 1,819 juta per gram sejalan harga emas global karena investor menutupi kerugian menyusul hancurnya pasar saham di tengah tarif impor Presiden AS Donald Trump.
Harga emas batangan Antam sempat anjlok Rp 17.000 menjadi Rp 1,819 juta per gram pada Jumat dari Kamis (3/4/2025) sebesar Rp 1,802 juta. Dengan demikian, dalam 2 hari terakhir, Harga emas Antam anjlok Rp 55.000.
Adapun rekor tertinggi harga emas Antam (ANTM) sepanjang masa (all time high/ATH) berada di level Rp 1,836 juta per gram yang dicetak pada 2 April 2025.
Baca Juga
Harga Emas Anjlok karena Aksi Jual di Pasar Saham Picu Investor Tutupi Kerugian
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 1,633 juta atau turun Rp 38.000 dari sebelumnya Rp 1,671 juta per gram.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas global yang anjlok lebih 3% pada Jumat waktu AS atau Sabtu pagi WIB menghapus keuntungan yang diperoleh pada awal minggu, karena investor menjual emas untuk menutupi kerugian mereka akibat hancurnya pasar saham akibat meningkatnya perang dagang yang memicu resesi global.
Harga emas di pasar spot turun 2,9% menjadi US$ 3.024,2 per ons, setelah sempat ke level terendah US$ 3.015,29 pada awal sesi. Harga emas mencapai rekor tertinggi di US$ 3.167,57 pada Kamis.
Sementara sepanjang minggu ini, harga emas turun 1,9%. Adapun harga emas berjangka AS ditutup 2,8% lebih rendah pada US$ 3.035,40.
Baca Juga
JP Morgan Prediksi Ekonomi AS Memasuki Resesi Semester II-2025 Akibat Kebijkan Resiprokal
Secara teknikal, harga emas berhasil bertahan di atas rata-rata pergerakan 21 hari sebesar US$ 3.023.
“Kami melihat emas sebagai aset likuid yang digunakan untuk memenuhi margin call di aset lain (saham), jadi bukan hal yang aneh jika emas dijual setelah peristiwa berisiko mengingat perannya dalam portofolio,” kata analis Standard Chartered Suki Cooper dilansir CNBC.
Saham global jatuh 2 hari berturut-turut. Di Wall Street, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 5% pada Jumat waktu AS, setelah Tiongkok mengumumkan tarif tambahan sebesar 34% pada semua barang AS mulai 10 April. Langkah Negeri Tirai Bambu itu merespons tarif timbal balik yang diumumkan Presiden AS Donald Trump minggu ini.
Namun, emas masih naik sekitar 15,3% sepanjang tahun ini, didorong kuatnya pembelian bank sentral dan daya tariknya sebagai lindung nilai yang aman terhadap ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Baca Juga
Sementara itu, Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengatakan, tarif baru Trump lebih besar dari yang diharapkan dan berdampak pada ekonomi, termasuk inflasi lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi lebih lambat.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 940.000
- Emas 1 gram: Rp 1.781.000
- Emas 2 gram: Rp 3.502.000
- Emas 3 gram: Rp 5.228.000
- Emas 5 gram: Rp 8.680.000
- Emas 10 gram: Rp 17.305.000
- Emas 25 gram: Rp 43.137.000
- Emas 50 gram: Rp 86.195.000
- Emas 100 gram: Rp 172.312.000
- Emas 250 gram: Rp 430.515.000
- Emas 500 gram: Rp 860.515.000
- Emas 1.000 gram: Rp 1.721.600.000

