1.165 Karyawan Anak Usaha Pertamina Drilling Tetap Bekerja Saat Libur Lebaran
JAKARTA, Investortrust.id - Di tengah libur panjang Lebaran 2025/Idulfitri 1446 Hijriah, perwira PT Patra Drilling Contractor (PDC), anak usaha PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) di bidang jasa penunjang industri hulu migas sekaligus mitra perusahaan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), tetap bertugas di berbagai daerah operasi untuk mendukung kinerja eksplorasi dan produksi.
Baca Juga
Pertamina Diskon BBM Saat Arus Balik Lebaran, Cek Tanggalnya
Direktur Utama Patra Drilling Contractor Faried Iskandar Dozyn menegaskan, sistem dan kinerja PDC tidak berbeda dengan hari-hari operasi lainnya. “Seluruh perwira PDC senantiasa bekerja dan mendukung operasi customer dengan berlandaskan aspek-aspek HSSE (health, safety, security, and environment) untuk menciptakan kinerja unggul di seluruh area kerja,” jelas dia dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025).
Pekerjaan itu mulai bisnis operational and maintenance, transport and logistic services, dan food and lodging services. "Pada masa libur Idulfitri 1446 H kami menurunkan hingga 1.165 tenaga kerja," kata dia.
Atas komitmen menerapkan aspek HSSE, sepanjang 2024 PDC mampu mempertahankan jam kerja selamat selama 6 tahun berturut-turut, tepatnya sejak 2018, hingga mencapai 37.775 juta jam kerja aman. Catatan ini masih terus berlanjut hingga 3 bulan pertama 2025. Untuk total recordable incident rate (TRIR), pada akhir 2024, PDC berada di angka 0, jauh di bawah batas yang ditetapkan yaitu 0,2.
Baca Juga
Susul Pertamina, Harga BBM di SPBU Shell, BP, dan Vivo Turun pada Lebaran 2025 Per 1 April
Faried menjelaskan, pencapaian tersebut tidak lepas dari konsistensi PDC melaksanakan berbagai program unggulan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan HSSE di setiap aspek operasional. Salah satunya, pelaksanaan mandatory HSSE culture training.
“Program tersebut kami laksanakan setiap bulan dihadiri seluruh manajemen dan perwira PDC, baik online maupun offline, untuk memaksimalkan lokasi dan posisi peserta yang harus mengikuti acara,” imbuhnya.
PDC juga menerapkan berbagai program keselamatan dan kualitas operasional, termasuk incident management, risk management, HSSE campaign, dan emergency response and crisis management system.

