Jasa Marga Ramal Titik Kemacetan Libur Lebaran di KM 47-60 Tol Jakarta-Cikampek
BEKASI, investortrust.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memprediksi, Jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek) KM 47 – 66 akan menjadi “jantung” kemacetan saat periode libur Lebaran 2025/1446 hijriah, tepatnya pada 25 – 29 Maret mendatang.
Demikian disampaikan Operation & Maintenance Management Group Head Jasamarga, Atika Dara Prahita saat konferensi pers di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (19/3/2025).
Berdasarkan perhitungan Jasa Marga, perbandingan antara volume lalu lintas (VLL) dengan kapasitas jalan atau V/C ratio (VCR) Tol Japek konsisten di atas 0,8 pada periode arus mudik. “Nah, itu lokasinya memang paling padat di KM 47 sampai KM 66 (Tol) Jakarta-Cikampek itu sudah menunjukkan VCR nya lebih dari 0,8,” kata Atika, dikutip Kamis (20/3/2025).
Baca Juga
Penuhi SPM, Jasamarga Rekonstruksi Dua Titik Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta
Dia memaparkan, VCR Tol Japek akan mencapai puncaknya 1,18 di KM 70 – 414 pada 28 Maret 2025. Namun, kata Atika, angka tersebut diperkirakan menyusut hingga 0,53 dengan pemberlakuan rekayasa lalin, seperti contraflow, one way, dan ganjil-genap.
Adapun jam favorit pergerakan arus mudik Lebaran sudah mulai diantisipasi sejak pagi atau menjelang waktu sahur.
“Jadi, pengguna yang ingin salat subuh atau sahur itu biasanya akan menuju ke tempat-tempat favorit rest area. Setidaknya mereka juga akan melakukan perjalanan ketika sudah sahur atau bahkan mereka akan sahur di jalan. Nah, itu antisipasi sekitar jam 03.00, jam 04.00 sampai dengan jam 05.00 itu rata-rata favoritnya untuk (arus) mudik,” terang Atika.
Lebih lanjut, Atika menyebutkan, jam favorit berangkat para pemudik di sore hari atau setelah magrib. “Kemudian, ketika mereka (pemudik) akan berbuka puasa. Jadi, setelah berbuka atau sebelum berbuka puasa,” tambahnya.
Baca Juga
Berdasarkan catatan investortrust.id, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan, tren pergerakan pemudik akan didominasi oleh kendaraan mobil pribadi sebanyak 33,69 juta unit sepanjang periode libur Lebaran 2025/1446 hijriah.
“Potensi kepadatan mobil pribadi akan terjadi di semua jalan tol, baik di Jawa maupun luar Jawa, utamanya di Tol Trans-Jawa. Dari total pengguna mobil pribadi sebanyak 33,69 juta kendaraan, sebesar 23,6% atau 7,95 juta kendaraan akan menggunakan Tol Trans-Jawa sebagai jalur utama yang akan dilalui,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR di gedung parlemen, Jakarta, Selasa (11/3/2025) lalu.
Adapun dengan diberlakukannya work from anywhere (WFA), lanjut Dudy, tren pergerakan arus mudik menggunakan mobil pribadi terjadi pergeseran keberangkatan pada H-7 hingga H-5 dengan puncak keberangkatan pada H-3 Lebaran atau 28 Maret 2025 sekitar 10,3% atau 3,47 juta orang.
“Kemudian puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+5 setelah libur Lebaran, yakni pada Minggu 6 April (2025), sebesar 20,7% atau sebanyak 6,97 juta orang,” ucapnya.

