Komitmen Sukseskan MBG, Kadin Siap Bangun 1.000 SPPG
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan komitmennya dalam menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, Kadin siap membantu Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan program ini.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan, Kadin bisa berkontribusi di beberapa macam bidang pelaksanaan MBG. Bahkan, pihaknya siap ikut membangun 1.000 satuan pelayanan pangan dan gizi (SPPG) sebagaimana yang diminta BGN.
Baca Juga
Sasar 2 Juta Penerima, Anggaran MBG Sudah Cair Rp 710,5 Miliar
“Kadin ini sebagai mitra strategis pemerintah fokus membantu pemerintah menyukseskan program besar, seperti makan bergizi gratis. Apalagi di tangan Pak Kepala BGN Profesor Dadan Hindayana, tanggung jawabnya sangat besar,” ujar Anindya Bakrie di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Dadan Hindayana menyebutkan, untuk bisa melayani 82,9 juta penerima manfaat MBG, dibutuhkan 30.000 SPPG yang tersebar di berbagai penjuru Tanah Air. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.542 SPPG akan dibangun menggunakan APBN, sedangkan 28.458 lainnya dibangun dengan kemitraan.
Sejauh ini, baru ada 726 SPPG yang dibangun dan beroperasi. Rencananya, mulai Senin (17/3/2025) akan ada 1.100 SPPG yang berjalan. Namun, masih sangat banyak SPPG yang perlu dibangun. Untuk itu, BGN mengajak sejumlah instansi hingga organisasi masyarakat keagamaan untuk membangun ini, termasuk Kadin.
“Kami sudah bekerja sama dengan TNI, yang kami targetkan TNI membangun 2.000 SPPG. Kemudian Polri 500 SPPG, BIN (Badan Intelijen Negara) 1.000 SPPG, NU (Nahdlatul Ulama) saya minta 1.000 SPPG, kemudian Muhammadiyah mungkin sanggup sekitar 500 SPPG, Kadin kami targetkan 1.000 SPPG,” ujar Dadan.
Dijelaskan Dadan, ada tiga kunci sukses untuk program MBG ini, yakni anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur. Hal ini penting apalagi Presiden Prabowo meminta untuk melakukan percepatan.
Baca Juga
Anindya Bakrie Ungkap Kadin Bakal Siapkan Quick Win untuk Program MBG dan Pasar Murah
Menurutnya, Kadin punya potensi luar biasa di daerah dalam mendorong pembangunan dan pengembangan infrastruktur tersebut. Pasalnya, untuk bisa menyelenggakkan program MBG secara cepat, dibutuhkan infrastruktur mumpuni.
“Salah satu yang memiliki kemampuan untuk itu adalah Kadin. Jadi kami meminta agar Kadin minimal 3% berkontribusi di dalam pemenuhan infrastruktur tersebut,” sebut dia.
Tidak berhenti sampai di situ, Dadan mengatakan bahwa ketika infrastruktur ada, maka rantai pasok pun sangat penting. Maka dari itu, dia berharap kemampuan seluruh anggota Kadin untuk menghasilkan produk pangan lokal, meningkatkan produktivitas daerah, dan menumbuhkan UMKM.

