Jelang Ramadan, Bapanas Ungk Stok Beras Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebutkan stok atau ketersediaan beras di gudang Perum Bulog masih mencapai 1,94 juta ton hingga 3 Februari 2025. Stok volume ini yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.
"Stok tersebut berasal dari carry over stock 2024 dan merupakan stok terbesar yang ada selama ini di Bulog untuk lima tahun terakhir," ucapnya saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR, Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Baca Juga
Selain memaparkan ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP), Arief menyebutkan, stok 12 komoditas pangan lainnya jelang Ramadan atau bulan puasa dalam kondisi aman dan cukup, serta harga yang stabil di tingkat konsumen.
"Secara umum ketersediaan 12 komoditas pangan strategis diproyeksikan aman dan cukup," ungkap Arief.
Kendati demikian, menurut Arief, terdapat beberapa komoditas di tingkat produsen yang ditransaksikan dengan harga di bawah acuan pembelian. Di antaranya adalah jagung pipil kering, bawang merah dan daging ayam.
Baca Juga
Bulog Dapat Tambahan Anggaran Rp 16,6 Triliun Buat Serap 3 Juta Ton Beras
Bapanas pun mengajak seluruh stakeholder terkait, baik di pusat maupun di daerah, untuk mendukung upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan dengan gerakan pangan murah.
"Sedangkan di tingkat konsumen, komoditas harga yang di atas HAP (harga acuan pembelian) HET (harga eceran tertinggi) di antaranya, Minyakita, cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan beras medium," paparnya.

