Pernah Dimintai Proyek Jadi Alasan Mentan Tempatkan KPK di Kantornya
JAKARTA, Investortrust.id -- Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengaku pernah dimintai proyek oleh salah seorang pejabat. Kendati pada akhirnya permintaan itu dibatalkan dengan alasan bergurau, Mentan berpendapat pentingnya keberadaan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencegah terjadinya korupsi di institusi yang ia pimpin.
Permintaan proyek oleh seorang pejabat itu diakuinya terjadi ketika ia menjabat sebagai Menteri Pertanian pada periode 2014-2019 silam. Salah seorang pejabat, yang tidak ia sebutkan namanya, mendatanginya untuk meminta proyek senilai Rp 100 miliar.
Mendengar permintaan tersebut, Amran justru menawarkan agar si pejabat tersebut mengikuti prosedur yang berlaku di Kementerian Pertanian. "Gampang kita kan sahabat ikut saja prosedur," cerita Amran mengenang percakapan dengan pejabat tersebut.
Namun pejabat tersebut tetap memaksa Amran agar proyek tersebut bisa langsung diloloskan tanpa tender, dengan alasan pertemanan. "Oh enggak pak, kalau bisa diloloskan saja," kutip Amran menirukan kembali perbincangannya dengan sang pejabat saat itu.
Tak mau dipaksa untuk melanggar aturan, Amran kemudian memanggil salah satu pegawai KPK bernama Lutfi yang saat itu berada di kantor Kementan. Ketika itu Lutfi yang memakai kartu tanda pengenal KPK datang, dan menyapa pejabat tersebut serta menyalami.
Amran menggambarkan bagaimana si pejabat merasa gugup ketika melihat seseorang mengenakan tanda pengenal KPK bergabung di dalam ruangan. Bahkan sang pejabat berusaha memastikan kembali kebenaran bahwa pria bernama Lutfi tersebut benar pegawai KPK.
Baca Juga
Bertemu Mentan Amran, Kadin Indonesia Siap Kerja Sama Capai Swasembada Pangan dengan Kementan
"Ini aku buka rahasianya setelah tujuh tahun," ungkap Amran di hadapan pimpinan KPK yang hadir dalam acara rilis Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Amran melanjutkan, pejabat tersebut kemudian berdalih bahwa permintaan proyek yang ia sampaikan sebelumnya hanya gurauan. Namun Amran mengatakan bahwa pernyataan pejabat tersebut sudah direkam. Amran juga memberitahu bahwa ada KPK yang berkantor di Kementan.
"Singkat cerita saya katakan 'ini aman, tapi sampaikan ke seluruh saudara kita, sahabat kita, pada pimpinan, bahwa di (kementerian) pertanian ada KPK'," tuturnya.
"Alhamdulillah kami selama 5 tahun WTP, kami dapat penghargaan 3 kali dari KPK berintegritas antikorupsi, kami mendapat penghargaan dari KPK, terima kasih KPK," kata Amran menambahkan. (C-14)

