Mau Bangun Rumah Sakit di Bali, Pertamina Bina Medika (IHC) Siapkan Capex Rp 900 M di 2025
JAKARTA, investortrust.id - Anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang kesehatan PT Pertamina Bina Medika (IHC) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure sekitar Rp 900 miliar tahun depan.
Chief Commercial Officer PT Pertamina Bina Medika (IHC) dr. Harmeni Wijaya mengungkapkan, anggaran ini 50% akan digunakan untuk pembangunan Bali International Hospital yang diketahui akan mulai beroperasi tahun depan. Kemudian sisanya, akan digunakan untuk revitalisasi rumah sakit yang telah existing dalam holding IHC.
Saat ini, holding RS BUMN yang telah berkiprah selama puluhan hingga ratusan tersebut telah menaungi 38 rumah sakit hingga 66 klinik di seluruh Tanah Air, salah satunya merupakan Bali International Hospital.
Sementara itu, IHC sendiri belum memiliki rencana ekspansi pada tahun 2025. Kendati demikian, IHC memiliki rencana untuk menggarap projek greenfield untuk layanan kanker atau onkologi di Jawa Barat.
Baca Juga
Pada tahun ini, PT Pertamina Bina Medika (IHC) juga berkomitmen untuk melakukan transformasi, salah satunya pencapaian terbesar dari IHC tahun ini dibuktikan melalui kemitraan strategis yang telah dijalani dengan Swire Pacific. Kemitraan ini diharapkan dapat mendorong kualitas kesehatan Indonesia untuk bersaing secara global sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi Indonesia.
Sebagai informasi, PT Pertamina Bina Medika (IHC) berhasil menyabet penghargaan untuk kategori Sectoral Championship Award - Health dalam ajang Investortrust BUMN Awards 2024. Sebanyak 41 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meraih “Investortrust BUMN Awards 2024” untuk kategori BUMN Terbaik, Sektor Terbaik, dan Special Awards. Ke-41 BUMN diganjar penghargaan bergengsi itu karena mampu bertahan, tumbuh, berinovasi, dan beradaptasi dengan kebijakan dan tantangan di bawah pemerintahan baru.

