Ketum Kadin Anindya N Bakrie Bertemu Menko Airlangga, Bahas Kontribusi Kadin untuk Pemerintahan Baru
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan akan memanfaatkan hari-hari menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk mendalami bagaimana pemerintahan baru menjalankan kebijakan keberlanjutannya.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029 Anindya N. Bakrie dalam acara Sarasehan Bersama Menteri Koodinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2024).
Baca Juga
Bertemu Erick Thohir, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Rekomendasikan Ini untuk BUMN
“Kita ingin memanfaatkan 18 hari (menjelang pelantikan Prabowo-Gibran) ini untuk mengerti kira-kira program keberlanjutan beliau itu, seperti apa,” katanya.
Menurut Anin, demikian sapaan akrabnya, upaya tersebut dilakukan agar Kadin Indonesia bisa menjadi mitra strategis pemerintah membangun Tanah Air. Dia berharap, Kadin bisa langsung berkontribusi setelah Prabowo-Gibran dilantik.
“Kadin Indonesia ingin sekali menjadi mitra strategis pemerintah yang baik. Jadi, istilahnya bagaimana bisa hit the ground and running atau bisa langsung bekerja setelah (pelantikan),” tegasnya.
Salah satu upaya Kadin Indonesia untuk mendalami keberlanjutan yang diusung oleh pemerintahan Prabowo-Gibran adalah melalui acara Sarasehan Bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Baca Juga
Kemenperin Ajak Kadin Buat Roadmap Industri untuk Indonesia Emas, Anindya Bakrie: Kami Siap Dukung!
“Kami ingin mendapat sedikit kisi-kisi, kira-kira bagaimana program keberlanjutan dari Pak Jokowi ke Pak Prabowo dan dimana Kadin Indonesia bisa berperan. Karena, kita masih meraba-raba membuat roadmap (peta jalan) sendiri, lebih baik kita bekerjasama dengan pemerintah,” tutur Anin.
Sebagai catatan, pemerintahan Prabowo-Gibran menyatakan akan melanjutkan kebijakan dari pemerintahan sebelumnya, pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Hal tersebut diwujudkan melalui visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 yang akan diwujudkan dengan delapan misi yang disebut Asta Cita, antara lain sebagai berikut:
1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).
2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
Baca Juga
Bertemu Ketum Anindya, Menteri BUMN Bahas Integrasi Database dengan Kadin
4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

