RI dan Rusia Sepakat Kerja Sama Sektor Perikanan, Ini Cakupannya
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan hasil pertemuan antara Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan Wakil PM Rusia Patrushev Dmitry Nikolayevich. Kedua negara pun sepakat untuk menjalin kerja sama secara bilateral.
Selain itu, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ishartini menyebutkan, Indonesia dan Rusia juga sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan hasil perikanan.
"Ini menjadi kesepakatan pada saat pertemuan tersebut. Kemudian kesepakatan ini nanti akan kita selesaikan dengan penertahan MoU tentang perikanan dan aquaculture budidaya antara kedua negara," ucapnya saat konferensi pers di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (24/9/2024).
Baca Juga
KKP Segel 2 Resort Asing di Kaltim dan 2 Area Reklamasi Tak Berizin di Morowali
"Juga akan dilakukan perpanjangan mutual recognition agreement antara KKP dengan yang menangani badan mutu di sana (Rosselkhoznadzor) untuk sistem penjaminan mutu. Jadi kesetaraan sistem penjaminan mutu antara Indonesia dengan pihak Rusia," tambah Ishartini.
Kemudian, Rusia juga berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pendidikan, teknologi, dan pelatihan tenaga ahli. Sementara, pihak Indonesia menawarkan produk-produk unggulan, yakni di antaranya udang, maupun rumput laut, ikan cakalang dan lainnya.
Baca Juga
"Kedua negara juga akan konsisten dan tegas mendukung upaya menangani atau combating IOU fisik, baik di tingkat regional maupun global. Dan di akhir bilateral meeting, Bapak Menteri KKP mengajak para pelaku usaha dari Rusia untuk berinvestasi, untuk hadir di Indonesia berinvestasi di sektor hilir," terangnya.
"Ini disambut baik oleh Wakil Perdana Menteri Rusia, beliau dari pihak Rusia juga menyampaikan bahwa MoU akan segera kita selesaikan supaya nanti produk-produk turunannya bisa menjadi dasar kerjasama yang lebih erat lagi antara Indonesia dan Rusia," tandasnya.

