Jokowi Prioritaskan Investor Lokal untuk Masuk IKN
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan memperioritaskan investor lokal untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu disampaikan Jokowi saat ditanya mengenai jadwal foreign direct investment (FDI) atau investasi asing langsung akan masuk ke IKN.
“Kita ini yang lokal aja masih banyak, mestinya diberikan prioritas yang domestik dulu,” kata Jokowi seusai meresmikan Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan di IKN, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (14/8/2024) sebagaimana dikutip dari Antara.
Baca Juga
Jokowi mengatakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan di IKN akan terus dilakukan seusai HUT Kemerdekaan RI. Dipaparkan, saat ini terdapat 472 investor yang mengajukan dan menandatangani letter of Intent (LoI) . Ratusan investor itu kemudian diseleksi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan terdapat 10 investor yang langsung mulai.
“Antre, mereka antre. Hanya perlu diseleksi, kan tidak semua diberi kesempatan untuk masuk ke sini (IKN),” kata Jokowi.
Dalam sidang kabinet paripurna perdana di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8), Jokowi mengatakan investasi yang sudah masuk untuk pembangunan IKN mencapai Rp 56,2 triliun, di luar anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Jokowi memaparkan sudah terdapat 55 investor yang melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama. Jumlah itu terdiri dari, enam investor di sektor pendidikan, tiga investor sektor kesehatan, 10 investor di sektor ritel dan logistik. Kemudian, terdapat delapan investor di sektor perhotelan, dua investor di sektor energi dan transportasi, 14 investor sektor perkantoran dan perbankan, sembilan investor di sektor hunian dan area hijau, serta tiga investor di sektor media dan teknologi.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan terdapat sekitar empat perusahaan asing yang akan berinvestasi di IKN. Investasi asing tersebut akan mulai masuk ke IKN pada klaster kedua investasi.
Baca Juga
Terkait dengan negara asal, Bahlil mengatakan Jepang dan Korea Selatan akan masuk ke IKN untuk membangun properti. Saat ini, kata Bahlil, fokus dari pembangunan IKN masih berpusat di sektor properti dan fasilitas umum.
Ketika disinggung terkait investasi asal Dubai, Uni Emirat Arab, Bahlil mengatakan harus memeriksa datanya untuk memastikan.
“Nanti saya cek nama-namanya, tetapi yang tadi saya lihat itu Jepang dan Korea masuk,” ucap Bahlil.

